RADARSOLO.COM- Seorang pendaki Gunung Merbabu asal Kabupaten Semarang, dilaporkan meninggal dunia saat mendaki via jalur Selo, Kabupaten Boyolali, Rabu (10/6).
Adalah Widodo (44), warga Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang.
Berdasarkan keterangan saksi, Widodo bersama rekannya memulai pendakian dari Basecamp Gancik pada Rabu dini hari.
Baca Juga: Eks Kiper Persis Solo Nuri Agus Viral Dikabarkan Hilang, Ini Kronologi Lengkapnya
Setelah beristirahat di Sabana II, keduanya melanjutkan perjalanan menuju puncak Merbabu.
Namun di tengah perjalanan menuju puncak, korban tiba-tiba terjatuh dan tidak sadarkan diri di kawasan Sabana I.
“Rekan korban langsung meminta bantuan pendaki lain dan relawan jalur pendakian. Tim relawan kemudian mengevakuasi korban turun ke basecamp sebelum dilarikan ke RS Pandan Arang Boyolali,” jelas Kasi Humas Polres Boyolali, AKP Winarsih, Kamis (11/6/2027).
Setibanya di rumah sakit, petugas medis menyatakan Widodo telah meninggal dunia.
Pihak RS memperkirakan korban sudah meninggal beberapa jam sebelum tiba di rumah sakit.
Winarsih mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda kekerasan di tubuh korban.
Baca Juga: Sambut HUT Bhayangkara Ke-80, Kapolres Sragen Pimpin Donor Darah: 149 Kantong Terkumpul
“Polisi telah melakukan pemeriksaan dan meminta keterangan para saksi. Berdasarkan pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Keluarga juga menerima kejadian ini sebagai musibah dan tidak menghendaki dilakukan tindakan lebih lanjut,” ujar Winarsih.
Polres Boyolali mengimbau para pendaki agar selalu menyiapkan kondisi fisik, mengecek riwayat kesehatan, membawa perlengkapan darurat, serta mematuhi prosedur keselamatan.
Pendakian saat musim kemarau juga rawan dehidrasi dan ISPA karena udara kering.(fid)
Editor : Tri Wahyu Cahyono