RADARSOLO.COM- Jemaah haji dari kelompok terbang (kloter) 26 Debarkasi Solo meninggal dunia setelah sempat diturunkan secara darurat di Bandara Kualanamu (KNO), Medan.
Jemaah bersangkutan dinyatakan wafat setelah mendapat perawatan medis di RSUD setempat.
Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo Nabiila Azka Amaalia menjelaskan, jemaah yang meninggal dunia bernama Ninik Pratiwi, jemaah haji asal Kota Semarang.
Kloter 26 merupakan gabungan jemaah dari Kota Semarang, Boyolali, Karanganyar, Pati, Tegal.
“Ada satu jemaah haji yang kemarin (Jumat) sempat turun di KNO lalu sampai di RSUD jemaah dinyatakan wafat. Untuk keterangan medis jemaah wafat serangan Jantung,” jelas Nabiila Azka Amaalia memberikan konfirmasi resmi, Sabtu (13/6/2026).
Berdasarkan draf rencana pemulangan dari pihak panitia, jenazah almarhumah dijadwalkan diterbangkan menuju Jawa Tengah pada hari ini.
“Insya Allah akan landing di Bandara Adi Soemarmo pukul 15.10 WIB,” lanjut Nabiila.
Dengan wafatnya satu jemaah haji di Medan ini, total akumulasi jemaah haji asal Debarkasi Solo yang meninggal dunia secara keseluruhan mencapai 43 jemaah.
Pihak Humas PPIH Debarkasi Solo merinci sebaran lokasi wafatnya puluhan jemaah tersebut ke dalam tiga kategori penempatan, yaitu:
-
Wafat di Tanah Suci (Arab Saudi): 41 jemaah.
-
Wafat di Dalam Pesawat Penerbangan: 1 jemaah.
-
Wafat di Bandara Kualanamu (KNO) Medan: 1 jemaah.
Mewakili seluruh jajaran kedeputian, Nabiila mengungkapkan bahwa PPIH ikut berbela sungkawa yang sedalam-dalamnya kepada seluruh draf anggota keluarga korban yang ditinggalkan. (fid)
Editor : Tri Wahyu Cahyono