Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Dengar Suara Kayu Terbakar, Warga Desa Jelok Boyolali Dobrak Rumah Petani yang Mengeluarkan Asap

Abdul Khofid Firmanda Putra • Minggu, 14 Juni 2026 | 09:46 WIB
Personel Damkar Boyolali memastikan tidak ada titik api baru di rumah Kusnanto (53), warga Dusun Rancah RT 005 RW 002, Desa Jelok, Kecamatan Cepogo, yang terbakar Sabtu (13/6/2026) malam. (DOK.DAMKAR BOYOLALI)
Personel Damkar Boyolali memastikan tidak ada titik api baru di rumah Kusnanto (53), warga Dusun Rancah RT 005 RW 002, Desa Jelok, Kecamatan Cepogo, yang terbakar Sabtu (13/6/2026) malam. (DOK.DAMKAR BOYOLALI)

RADARSOLO.COM— Insiden kebakaran melanda rumah milik Kusnanto (53), seorang petani warga Dusun Rancah RT 005 RW 002, Desa Jelok, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, Sabtu (13/6/2026) malam.

Amukan si jago merah menghanguskan area kamar tidur serta bangunan dapur dengan akumulasi kerugian material mencapai puluhan juta rupiah.

Kabid Damkar Satpol PP Boyolali Supriyono menjelaskan, peristiwa kebakaran tersebut pertama kali diketahui oleh tetangga yang tinggal di depan rumah korban.

Baca Juga: Polres Wonogiri Amankan Anak Bawah Umur yang Terlibat Curanmor Lintas Provinsi

Warga sekitar sempat mendengar suara benda terbakar sebelum akhirnya melihat kepulan asap membubung dari dalam bangunan.

“Sekitar pukul 20.00 WIB, ada saksi yang rumahnya di depan TKP, mengetahui bahwa ada suara petlokan seperti kayu terbakar. Setelah mendengar suara kedua saksi keluar rumah mendapati rumah korban keluar asap,” kata Supriyono mengonfirmasi awal mula kejadian, Minggu (14/6/2026).

Melihat kepulan asap tersebut, seorang saksi mata bernama Suwarno (46) langsung mengambil tindakan dengan mendobrak pintu rumah korban.

Di saat yang sama, saksi lainnya, Karyani (49), berteriak meminta pertolongan dari warga sekitar.

Masyarakat yang berkumpul di lokasi kejadian sempat berupaya melakukan lokalisasi api dengan menyiramkan air menggunakan peralatan seadanya sembari menunggu kedatangan armada pemadam kebakaran.

Merespons laporan yang masuk, pihak Damkar Satpol PP Kabupaten Boyolali mengerahkan 2 unit mobil pemadam menuju lokasi kejadian di Kecamatan Cepogo.

Baca Juga: Hasil Lengkap 32 Besar Liga 4, 13 Juni: Drama Penalti Menit 90+5 Selamatkan Tuan rumah dan Wakil Luar Jawa Pesta Gol

Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), petugas bersama masyarakat bahu-membahu memadamkan api guna mencegah api menjalar ke area permukiman sekitar.

“Waktu kurang lebih 60 menit, sampai titik api sudah padam, dan selesai dilakukan pendinginan,” jelas Supriyono.

Akibat musibah tersebut, bagian kamar tidur dan dapur milik korban dilaporkan habis terbakar.

“Api menghanguskan bagian kamar dan dapur rumah korban habis terbakar. Kerugian materi diperkirakan Rp35 juta,” urai Kabid Damkar.

Baca Juga: Semangat Bhayangkara Muda Mengabdi, 17 Taruna-Taruni Akpol Turun Langsung Bedah Rumah Mbah Lampi di Sragen

Supriyono menambahkan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, penyebab kebakaran diduga kuat dipicu korsleting atau hubungan pendek pada jaringan arus listrik rumah.

Petugas memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut.

Pihak Damkar Boyolali mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk melakukan pengecekan instalasi listrik secara berkala serta mencabut kabel peralatan elektronik yang tidak digunakan, terutama pada malam hari demi mengantisipasi potensi kebakaran serupa. (fid)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#desa jelok cepogo #rumah petani #Kebakaran Rumah #korsleting listrik #Damkar Boyolali