Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Sambut Syuran 2026, PSHT Cabang Boyolali Larang Warga Konvoi dan Pakai Knalpot Brong

Abdul Khofid Firmanda Putra • Selasa, 16 Juni 2026 | 16:53 WIB
Pengamanan pengesahan warga baru PSHT Boyolali pada tahun lalu. (DOK.RADAR SOLO)
Pengamanan pengesahan warga baru PSHT Boyolali pada tahun lalu. (DOK.RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM-Pengurus Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Boyolali resmi menerbitkan surat instruksi serta imbauan kepada seluruh kadhang warga menjelang pelaksanaan rangkaian agenda Syuran 2026.

Langkah ini diambil guna menjamin faktor ketertiban, keamanan, serta perlindungan terhadap nama baik institusi organisasi sepanjang masa perayaan berlangsung.

Ketua Cabang PSHT Kabupaten Boyolali Komarudin menegaskan bahwa seluruh warga memiliki kewajiban mutlak untuk mematuhi regulasi tata tertib yang telah disepakati.

Baca Juga: Jenang Manggul: Disajikan dalam Tradisi Kenduri Jelang Bulan Suro, Jadi Simbol Tolak Bala Warga Lereng Merapi Klaten

Ia meminta agar tidak ada anggota yang melakukan aktivitas di luar batas norma hukum, sosial, maupun agama.

“Instruksi ini kami keluarkan demi menjaga kondusivitas Boyolali. Kami harap seluruh kadhang warga PSHT bisa tertib dan menjaga nama baik organisasi selama rangkaian Syuran 2026,” kata Komarudin saat dihubungi Jawa Pos Radar Solo, Selasa (16/6/2026).

Dalam pengumuman resmi tersebut, PSHT Cabang Boyolali merumuskan 6 poin instruksi prinsipil yang wajib ditaati:

Komarudin menggarisbawahi bahwa pihak kelembagaan tidak akan memberikan pembelaan hukum jika ada oknum yang terbukti memicu gangguan keamanan.

“Jika terjadi pelanggaran hukum yang mengganggu kamtibmas, Pengurus Cabang dan Panitia tidak bertanggung jawab dan mendukung aparat menindak tegas,” jelas Komarudin.

Secara teknis, instruksi juga mencakup larangan tindakan anarkis, perusakan fasilitas umum, kewajiban melengkapi draf surat-surat kendaraan, tata cara parkir yang tertib, kepatuhan terhadap instruksi panitia, serta draf pelestarian kebersihan di lokasi kegiatan.

Baca Juga: Luasan Kawasan Kumuh Di Sukoharjo Berkurang 36,36 Hektare

Garis Waktu Rangkaian Agenda Syuran 2026

Manajemen organisasi juga merilis lini masa resmi mengenai rangkaian kegiatan Syuran 2026 yang dikelola oleh PSHT Cabang Boyolali, meliputi:

  1. Tes Pendaradan Calon Warga 2026: Telah dilaksanakan pada Minggu, 14 Juni 2026.

  2. Pengecekan Condro Jago: Dijadwalkan pada Sabtu, 27 Juni 2026.

  3. Pengesahan Warga Baru 2026: Dijadwalkan pada Minggu, 28 Juni 2026.

Komarudin memastikan bahwa pihak pengurus telah menyiapkan draf sanksi internal yang tegas bagi siapa saja yang terbukti melanggar aturan ini. Melalui penerbitan instruksi tertulis ini, PSHT Cabang Boyolali memproyeksikan seluruh rangkaian agenda tahunan dapat berjalan dalam suasana yang aman, nyaman, serta damai bagi masyarakat Boyolali. (fid)

 

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#PSHT CABANG BOYOLALI #larang konvoi #pengesahan warga baru #knalpot brong