RADARSOLO-Komandan Korem 074/Warastratama Kolonel Inf M. Arry Yudistira memimpin langsung upacara serah terima jabatan Komandan Kodim (Dandim) 0724/Boyolali, Kamis (18/6/2026).
Tongkat komando kepemimpinan Kodim 0724/Boyolali resmi diserahterimakan dari Letkol Inf Dhanu Anggoro Asmoro kepada Letkol Inf Gunawan Nurbathin.
Sebelum mengemban amanat baru di Kabupaten Boyolali, Letkol Inf Gunawan Nurbathin menduduki posisi sebagai Komandan Yonif (Danyon) 400/Bateng Raiders.
Sementara itu, pejabat lama Letkol Inf Dhanu Anggoro Asmoro akan melanjutkan karier militernya dengan menjabat sebagai Pasi Intel Grup 5 Kopassus.
Mekanisme pergeseran jabatan perwira menengah ini merupakan bagian dari proses tata kelola regenerasi personel di lingkungan TNI Angkatan Darat, khususnya pada satuan Kodim 0724/Boyolali.
Orientasi kebijakan ini difokuskan untuk menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas serta komitmen pengabdian bagi bangsa dan masyarakat.
Dalam amanat resminya, Danrem 074/Warastratama Kolonel Inf M. Arry Yudistira menggarisbawahi perihal kesiapan seorang perwira dalam memegang maupun melepas tampuk kepemimpinan.
“Ketika kita mau menerima tongkat komando berarti kita juga harus siap melepaskannya. Pemimpin boleh berganti, namun nilai-nilai pengabdian harus tetap hidup,” tegas Kolonel Inf M. Arry Yudistira.
Kolonel Inf M. Arry Yudistira menambahkan, seluruh bekal pengalaman operasional yang didapatkan selama memegang peran sebagai Dandim akan menjadi instrumen penting bagi para perwira dalam menghadapi dinamika lapangan.
Serta mengambil keputusan strategis yang bersentuhan langsung dengan kehidupan sosial masyarakat.
Danrem menginstruksikan kepada Dandim 0724/Boyolali yang baru untuk segera melakukan langkah adaptasi dan penyesuaian diri terhadap karakteristik lingkungan tugas barunya.
Letkol Inf Gunawan Nurbathin diminta mempertahankan sekaligus melanjutkan realisasi program kerja yang dinilai sudah berjalan baik.
Baca Juga: Stadion Sriwedari Jadi Panggung Dua Tim Jatim Kepung Celebest FC di Babak 16 Besar Liga 4 Nasional
Termasuk mengintensifkan kolaborasi bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan segenap elemen masyarakat di Kabupaten Boyolali.
“Di balik setiap pergantian jabatan, ada estafet pengabdian yang terus berjalan. Momentum ini simbol keberlanjutan kepemimpinan dalam menjaga stabilitas wilayah, memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta mendukung pembangunan daerah,” pungkas Danrem. (fid)
Editor : Tri Wahyu Cahyono