RADARSOLO.COM - Jemaah haji asal Kabupaten Boyolali telah kembali ke daerah masing-masing.
Kepastian pemulangan seluruh rombongan haji tersebut disampaikan oleh pihak Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH).
Humas PPIH Embarkasi Solo Nabiila Azka Amaalia memaparkan data tersebut dalam pemutakhiran operasional kepulangan jemaah haji hari ke-20.
“Kloter 57, Alhamdulillah sudah kembali ke daerah masing-masing, yaitu Kabupaten Boyolali,” kata Nabiila Azka Amaalia, Minggu (21/6/2026).
Dalam struktur operasional kepulangan, jemaah asal Kabupaten Boyolali terbagi ke dalam empat kelompok terbang berbeda, yakni:
- Kloter 55 (gabungan Wonogiri dan Boyolali)
- Kloter 56 (Boyolali)
- Kloter 57 (gabungan Boyolali dan Karanganyar)
- Kloter 58 (gabungan Boyolali, Karanganyar, dan Blora)
Rincian waktu mendarat armada pemulangan di Bandara Adi Soemarmo tercatat sebagai berikut:
-
Kloter 55: Tiba pada Sabtu (20/6) pukul 08.55 WIB.
-
Kloter 56: Tiba pada Sabtu (20/6) pukul 23.34 WIB.
-
Kloter 57: Tiba pada Minggu (21/6) pukul 02.54 WIB.
-
Kloter 58: Tiba pada Minggu (21/6) pukul 08.15 WIB.
Baca Juga: Bursa Transfer Liga 1: Tiga Pemain Pergi, PSIM Jogja Siapkan Gebrakan Transfer Mengejutkan?
Berdasarkan data statistik PPIH Embarkasi Solo per Minggu (21/6) pukul 08.30, total akumulasi jemaah haji yang sudah menginjakkan kaki di tanah air mencapai 20.390 orang yang tersebar dalam 57 kloter.
Untuk jadwal hari Minggu ini, manajemen penerbangan mengatur kedatangan tiga kloter, di mana Kloter 58 mendarat pagi hari lalu disusul oleh Kloter 59 yang dijadwalkan mendarat malam hari pukul 20.55 WIB.
Mengingat aktivitas pemulangan masih berjalan, Nabiila mengimbau seluruh jemaah yang posisinya masih berada di Arab Saudi untuk tetap disiplin menjaga kestabilan kondisi fisik hingga jadwal kepulangan tiba.
Baca Juga: Pertahankan Opini WTP, Bupati Sragen Siap Tindak Lanjuti Catatan BPK
“Jemaah diharapkan bisa menjaga kebersihan diri selama beraktivitas ibadah di Masjid Nabawi dan sekitarnya. Saat beraktivitas di luar hotel, jemaah dapat menggunakan masker, serta rutin mencuci tangan,” jelasnya.
PPIH juga memberikan instruksi tambahan agar jemaah teratur mengonsumsi jatah makanan dari PPIH Arab Saudi, mengoptimalkan waktu istirahat.
Termasuk melakukan gerakan peregangan otot ringan setiap 3 jam sekali, serta menjaga hidrasi dengan meminum air putih sebanyak 200 ml per jam.
Bagi jemaah yang memiliki riwayat penyakit bawaan diwajibkan rutin meminum obat dan segera melapor ke petugas medis jika mengalami keluhan kesehatan.
Mengenai data tingkat fatalitas, PPIH Debarkasi Solo mencatat jumlah jemaah haji yang dinyatakan wafat hingga Minggu pagi mencapai 52 orang.
Angka tersebut terbagi dalam rincian klinis:
-
Sebanyak 48 jemaah haji wafat di tanah suci.
-
Sebanyak 1 jemaah haji wafat di dalam pesawat.
-
Sebanyak 3 jemaah haji wafat setelah mendarat di tanah air.
“Semoga proses kepulangan berjalan dengan lancar, tertib, dan seluruh jemaah haji dapat sampai di tanah air dengan selamat dan sehat,” pungkas Nabiila. (fid)
Editor : Tri Wahyu Cahyono