Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Rentetan Kisruh Konvoi Pesilat di Boyolali: Motor Dibakar, Rumah dan Bengkel Dirusak

Abdul Khofid Firmanda Putra • Senin, 29 Juni 2026 | 10:44 WIB
Laju armada Damkar Boyolali yang hendak padamkan api sepeda motor terbakar  terhalang rombongan konvoi pesilat. (Foto kanan) kobaran api sepeda motor terbakar. (ISTIMEWA)
Laju armada Damkar Boyolali yang hendak padamkan api sepeda motor terbakar terhalang rombongan konvoi pesilat. (Foto kanan) kobaran api sepeda motor terbakar. (ISTIMEWA)

RADARSOLO.COM - Harapan konvoi pesilat di Boyolali berlangsung tertib dan aman hanya isapan jempol.

Kerusuhan terjadi berurutan di Kecamatan Banyudono, Sambu, dan Teras pada Minggu (28/6/2026) pukul 00.00 hingga Senin (29/6/2026) dini hari   

Satu orang dilaporkan mengalami luka bacok, satu sepeda motor dibakar, serta sejumlah rumah dan bengkel warga rusak akibat lemparan batu.

Awalnya, Minggu pukul 00.00 , petugas gabungan dari unsur TNI-Polri dan Dinas Perhubungan melakukan penyekatan di depan Pos Polisi Exit Tol Banyudono untuk mengantisipasi rombongan konvoi yang mencoba masuk Boyolali dari arah barat.

Baca Juga: Prediksi Brasil vs Jepang 32 Besar Piala Dunia 2026: Jepang Pernah Kalahkan Selecao, Mampukah Terulang?

Di tengah penyekatan, dua orang diduga anggota perguruan silat mendatangi petugas meminta pertolongan.

Mereka mengaku diserang kelompok tak dikenal. 

"Satu orang luka bacok di bagian punggung. Temannya bilang ada satu rekannya lagi tertinggal di belakang dan motornya dibakar massa," ujar Slamet, warga Banyudono.

Petugas lalu mendatangi lokasi, dan menemukan satu unit sepeda motor jenis matic terbakar di timur lampu merah Ngangkruk, Banyudono.

Polisi sempat memadamkan api dengan APAR, namun api kembali membesar. 

Damkar Boyolali langsung meluncur ke lokasi untuk membantu memadamkan api.

Namun ditengah perjalanan, armada Damkar Boyolali terjebak macet rombongan konvoi pesilat.

"Dari arah Randusari sampai Banyudono itu rombongannya nutup jalan semua," ungkap Slamet.

Insiden pembakaran kendaraan juga dilaporkan terjadi di wilayah Trosobo, Kecamatan Sambi.

Bahkan, kerusuhan meluas ke Desa Teras, Kecamatan Teras. Bengkel milik warga jadi sasaran pelemparan batu rombongan konvoi pesilat yang melintas dari barat ke timur. 

Pemilik bengkel saat itu sedang berjaga di teras bersama dua rekannya untuk mengamankan mobil pelanggan.

Baca Juga: Update! 50 Link Twibbon Hari Keluarga Nasional 2026 Gratis dan Terbaru, Langsung Pakai Tanpa Ribet

Namun nahas, mereka tiba tiba diserang orang tidak dikenal dan menyebabkan Riko Saputra, pekerja bengkel mengalami luka di bagian mulut hingga telinga.

Tak lama, rombongan konvoi di belakang rombongan awal turut melempari bengkel menggunakan batu.

Akibat lemparan batu, kaca tiga mobil pelanggan yang terparkir di bengkel pecah.

Selain itu, perusakan juga terjadi di rumah pemilik bengkel dan tetangga kanan-kiri. 

Ada tiga rumah warga yang kacanya pecah dilempari. Mereka lewat sambil teriak-teriak dan melempar batu secara membabi buta.

Kerasahan juga diungkapkan pengguna media sosial Facebook.

Warganet mengeluhkan suara bising kendaraan yang membuat anaknya terganggu hingga tidak bisa tidur.

“kepada POLSEK BANYUDONO/POLRES BOYOLALI/
KASATLANTAS BOYOLALI Mohon untuk menindak lanjuti kebisingan dari kendaraan bermotor yang wer wer terjadi malam ini pukul 23.30 WIB di sepanjang Jl. Ngangkruk - Pengging, suara sangat mengganggu di jam tersebut untuk istrhat.. 
Mngkin Klo pas didepan Polsek Banyudono mereka gak war wer. Terimakasih,” tulis akun tersebut.

Baca Juga: Minibus Wisatawan Terbakar di Tol Solo-Ngawi Sragen, Bawa Sebelas Penumpang

Sementara itu, Kabid Damkar Satpol PP Boyolali Supriyono membenarkan pihaknya menerima laporan satu kendaraan terbakar di dekat Simpang Ngangkruk Banyudono.

Sekira Senin (29/6) pukul 01.34 WIB, Damkar Boyolali Langsung menuju ke lokasi untuk melakukan pemadaman kendaraan tersebut.

Motor berhasil dipadamkan sekira pukul02.30 WIB 

“Kami mendapat laporan warga, kalau ada motor yang terbakar di pinggir jalan pas pulang kerja. Kemudian langsung melapor ke kami (Damkar),” jelasnya dikonfirmasi Jawa Pos Radar Solo, Senin (29/6).(fid)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#konvoi pesilat #Boyolali #kerusuhan #motor dibakar #pelemparan batu