Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Ribuan Kursi SMP Negeri di Boyolali Diikhlaskan Tak Terisi, SPMB Gelombang 2 Hanya Berhasil Jaring 69 Anak

Abdul Khofid Firmanda Putra • Senin, 29 Juni 2026 | 16:56 WIB
Ilustrasi SPMB SMP Negeri. (M IHSAN/RADAR SOLO)
Ilustrasi SPMB SMP Negeri. (M IHSAN/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM -Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Boyolali berupaya menutup kekurangan 1.500 murid baru untuk sejumlah SMP Negeri.

Salah satunya dengan membuka gelombang 2 Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) pada 25-26 Juni.

Ternyata, hasilnya kurang menggembirakan. Hanya mendapatkan 69 murid baru.

Baca Juga: Wonogiri Masuk 10 Besar IDEA Jateng 2026, Inovasi Pelayanan Publik Diakui Tingkat Provinsi Jateng

Kabid SMP Disdikbud Boyolali Mulyono menjelaskan, penyebab minimnya jumlah siswa yang diterima. 

Menurutnya, salah satu hal yang menyebabkan kekurangan murid baru karena mereka sudah mendapatkan sekolah, baik di SMP swasta atau di Madrasah Tsanawiyah.

Lalu bagaimana nasib ribuan kursi SMP Negeri yang kosong? Disdikbud memutuskan tidak mengisi lagi. 

“Untuk kuota yang masih kurang, ya kita biarkan kosong. Sekolah hanya mengelola yang saat ini mendaftar,” jelas Mulyono.

Disdikbud juga memastikan tidak akan ada pembukaan gelombang ketiga untuk SPMB tahun ajaran 2026/2027.

Adapun pendaftar terbanyak gelombang 2 SMP Negeri ada di SMPN 6 Boyolali dengan total 22 anak.

Baca Juga: Disdikbud Karanganyar Larang Sekolah Jual Seragam

Sementara ada sekitar 11 sekolah lain yang tidak mendapatkan pendaftar sama sekali. 

Diantaranya SMPN 1 Mojosongo, SMPN 1 Nogosari, dan SMPN 2 Gladagsari.

Sebelumnya, dari total 52 SMP negeri yang tersebar di Boyolali, tercatat hanya 20 sekolah yangmemenuhi kapasitas daya tampung.

Sementara, 32 sekolah lainnya kekurangan total 1.561 murid.

Baca Juga: Hasil Akhir 8 Besar Liga 4, PSN Ngada vs UNAAHA FC: Gol di Menit ke 90+3 Buat Lawan Menangis 

Kekurangan paling sedikit ada di SMP Negeri 1 Nogosari dengan 4 siswa dari total kuota.

Kemudian SMP Negeri 1 Sawit kekurangan 24 siswa

SMP Negeri 2 Sawit kekurangan 109 siswa.

Sementara SMP Negeri 3 Sawit, menjadi sekolah dengan kekurangan murid terbanyak, yakni kurang 112 siswa dari total daya tampung 256 kursi. (fid)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#spmb gelombang 2 #smp negeri di boyolali kekurangan murid #kursi kosong #spmb #disdikbud boyolali