RADARSOLO.COM - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo akhirnya memberikan klarifikasi mengenai isu Mutasi Pegawai di lingkungan Kementerian PU yang dikaitkan dengan polemik Surat Dinas perjalanan kerja ke Amerika Serikat yang sempat Bocor dan menjadi perhatian publik.
Dody menegaskan bahwa perpindahan sejumlah pegawai di Kementerian PU tidak memiliki hubungan dengan beredarnya dokumen perjalanan dinas dirinya ke New York, AS.
“Ah, enggak ada. Enggak ada itu mah,” kata Dody saat ditemui awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (15/7/2026).
Menurut Dody, proses mutasi di lingkungan kementerian merupakan hal yang wajar dalam birokrasi pemerintahan. Ia menyebut rotasi pegawai dilakukan sebagai bagian dari kebutuhan organisasi dan penyegaran tugas.
“Mutasi, mutasi kan biasa aja. Orang pegawai gue 38.600, masa enggak boleh mutasi?” ujar Dody.
Ia menjelaskan, sebagai pimpinan kementerian, dirinya memiliki kewenangan untuk melakukan penempatan ulang terhadap pegawai yang dinilai perlu mendapatkan tugas baru.
“Enggak ada,” tegas Dody ketika kembali ditanya apakah Mutasi Pegawai tersebut berkaitan dengan isu Surat Dinas Menteri PU ke Amerika Serikat yang Bocor.
Polemik Surat Dinas Menteri PU ke Amerika Serikat
Sebelumnya, masyarakat ramai membicarakan dokumen perjalanan dinas Kementerian PU setelah sebuah Surat Dinas mengenai daftar delegasi kunjungan kerja ke New York, Amerika Serikat, tersebar luas di media sosial.
Dokumen tersebut berupa Surat Sekretaris Jenderal Kementerian PU Nomor HL04/T/Sj/2026/81 tertanggal 29 Juni 2026.
Dalam surat itu tercantum daftar rombongan yang dijadwalkan mengikuti agenda Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 13-19 Juli 2026.
Nama Dody Hanggodo beserta anggota keluarganya juga tercantum dalam dokumen tersebut.
Beredarnya surat itu kemudian memunculkan berbagai spekulasi, termasuk kaitan perjalanan tersebut dengan agenda final Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Amerika Serikat.
Tak lama setelah isu Surat Dinas Bocor tersebut mencuat, muncul kabar mengenai adanya Mutasi Pegawai senior Kementerian PU ke sejumlah wilayah.
Kondisi itu kemudian dikaitkan oleh sebagian pihak dengan polemik dokumen perjalanan Menteri PU.
Namun, Dody membantah adanya hubungan antara kedua persoalan tersebut.
Profil Dody Hanggodo, Menteri PU
Dalam Profil Dody Hanggodo, diketahui bahwa Menteri PU tersebut lahir di Mojokerto pada 1966.
Ia merupakan lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) dengan latar belakang teknik perminyakan.
Dody menyelesaikan pendidikan sarjana dan memperoleh gelar insinyur teknik perminyakan pada 1989. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan ke Amerika Serikat untuk memperdalam keilmuannya.
Pada 1992, Dody berhasil meraih gelar Master of Petroleum Engineering dari The University of Tulsa, Oklahoma, Amerika Serikat.
Sebelum masuk ke pemerintahan, Dody memiliki pengalaman panjang di dunia bisnis, terutama sektor energi dan perkebunan.
Pernah Berkarier di Perusahaan Haji Isam
Nama Dody Hanggodo juga pernah dikaitkan dengan sejumlah perusahaan yang berafiliasi dengan pengusaha asal Kalimantan, Haji Isam.
Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Dody pernah menjabat sebagai Komisaris PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) pada periode 2017 hingga 2018.
Perusahaan tersebut bergerak di sektor perkebunan kelapa sawit dengan wilayah operasional yang salah satunya berada di Kalimantan Timur.
Selain itu, Dody juga tercatat pernah menjadi Komisaris PT Senabangun Anekapertiwi pada periode 2019-2020. Perusahaan tersebut juga disebut memiliki keterkaitan dengan kelompok usaha Haji Isam.
Namanya turut dikaitkan dengan Colestar Resources Ltd, sebuah perusahaan yang pernah disebut berperan sebagai perantara ekspor batu bara dari Jhonlin Group.
Dody Hanggodo dan Dunia Politik
Selain perjalanan karier bisnisnya, Profil Dody Hanggodo juga berkaitan dengan dunia politik melalui keluarganya.
Dody diketahui merupakan ayah dari Aushaf Fajr Herdiansyah, seorang politikus Partai Gerindra yang pernah mengikuti kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Nganjuk 2024.
Kini, sebagai Menteri PU, Dody menjadi sorotan publik setelah isu Surat Dinas perjalanan ke Amerika Serikat Bocor dan muncul kabar Mutasi Pegawai di lingkungan Kementerian PU.
Meski demikian, Dody memastikan bahwa proses mutasi tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi dan tidak berkaitan dengan polemik dokumen perjalanan dinas yang beredar.
Editor : Nur PramuditoSumber : ANTARA