Kebakaran Lahan Terjang Bahu Tol Solo-Jogja KM 5 Banyudono Ganggu Jarak Pandang Pengendara

Abdul Khofid Firmanda Putra • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 20:16 WIB
Asap tebal akibat kebakaran lahan di bahu Jalan Tol Solo-Jogja KM 5, Kecamatan Banyudono, pada Kamis (23/7/2026) sekitar pukul 10.00. (DOK. DAMKAR BOYOLALI)
Asap tebal akibat kebakaran lahan di bahu Jalan Tol Solo-Jogja KM 5, Kecamatan Banyudono, pada Kamis (23/7/2026) sekitar pukul 10.00. (DOK. DAMKAR BOYOLALI)

RADARSOLO.COM - Kebakaran lahan kembali terjadi di wilayah Kabupaten Boyolali.

Kali ini, melanda kawasan vegetasi kering di bahu Jalan Tol Solo-Jogja KM 5, Kecamatan Banyudono, pada Kamis (23/7/2026) sekitar pukul 10.00.

Kebakaran lahan yang mencakup area seluas 10 x 50 meter tersebut pertama kali dilaporkan oleh petugas gerbang pintu Tol Solo-Jogja Banyudono kepada Markas Komando (Mako) Damkar Satpol PP Kabupaten Boyolali.

Kabid Damkar Satpol PP dan Damkar Boyolali Supriyono menjelaskan mengenai kronologi awal penanganan kebakaran tersebut.

Baca Juga: Jembatan Garuda di Gondangrejo Dibuka, Akses Wisata Karanganyar Makin Lancar

Menurutnya, pihak pintu tol mendapat laporan awal dari petugas yang tengah berpatroli bahwa terdapat kobaran api di sepanjang bahu tol KM 5.

Petugas pengelola tol sempat berupaya melakukan pemadaman secara mandiri menggunakan armada mobil tangki.

Namun, mereka mengalami kesulitan akibat keterbatasan jangkauan tembakan air serta luasnya area yang terbakar.

“Lalu petugas pintu tol meminta bantuan ke petugas Damkar," jelas Supriyono.

Kondisi vegetasi yang mengering akibat musim kemarau dipadu dengan embusan angin kencang membuat kobaran api merambat cepat. 

Akibatnya, asap tebal membumbung tinggi dan menutupi sebagian badan ruas jalan tol.

Kondisi tersebut menyebabkan jarak pandang pengendara sangat terbatas.

Guna mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas, petugas patroli jalan tol dengan sigap mengatur arus kendaraan dan mengimbau para pengendara untuk mengurangi kecepatan.

Guna menanggulangi kebakaran, Tim Regu 02 Damkar Kabupaten Boyolali langsung menerjunkan 1 unit armada pemadam jenis Kajama Besar.

Proses pemadaman berlangsung aman dan terkendali.

Baca Juga: Kejar Target Belanja Pegawai 30 Persen, Pemkab dan DPRD Sragen Susun Skenario Efisiensi hingga 2029

Sekitar pukul 10.45, seluruh titik api berhasil dipadamkan secara total, dan kepulan asap tebal yang mengganggu pandangan pengemudi di jalan tol berangsur menghilang.

"Pemadaman berjalan aman dan lancar," pungkas Supriyono.

Penyebab pasti pemicu timbulnya api di bahu jalan tol ruas Solo-Jogja KM 5 Banyudono tersebut belum diketahui.

Pihak Damkar Boyolali mengimbau seluruh masyarakat dan pengguna jalan untuk tidak menyalakan api sembarangan maupun membuang puntung rokok yang berpotensi memicu kebakaran di sepanjang jalur tol. (fid)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
Sumber : Radarsolo.jawapos.com
jarak pandang asap tebal kebakaran lahan Damkar Boyolali tol solo-jogja