Dishub Boyolali Persiapkan Pengoperasian Dua JPL Baru Lintas Kadipiro–Kalioso

Abdul Khofid Firmanda Putra • Dipublikasikan Jumat, 24 Juli 2026 | 10:11 WIB
Dishub Boyolali Persiapkan Pengoperasian Dua JPL Baru Lintas Kadipiro–Kalioso (ABDUL KHOFID/RADAR SOLO)
Dishub Boyolali Persiapkan Pengoperasian Dua JPL Baru Lintas Kadipiro–Kalioso (ABDUL KHOFID/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM - Menindaklanjuti hasil pemeriksaan bersama (joint inspection) pada 22 Juli 2026, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Boyolali melakukan persiapan untuk mengoperasikan dua Jalur Perlintasan Langsung (JPL) baru di wilayahnya, yakni JPL 162 dan JPL 167.

Kedua perlintasan tersebut berada di lintas Kadipiro–Kalioso, Kecamatan Ngemplak. 

Secara rinci, JPL 162 terletak di Km 99+849 Desa Giriroto, sedangkan JPL 167 berada di Km 103+250 Desa Sawahan, Kecamatan Ngemplak.

Kepala Seksi Keselamatan Dishub Kabupaten Boyolali, Joko Suripto, menyampaikan bahwa pihaknya akan segera membahas perjanjian kerja sama dengan Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Semarang. 

Pembahasan ini berfokus pada pembagian peran, tanggung jawab, teknis pengoperasian, perawatan, hingga pemanfaatan Barang Milik Negara (BMN).

"Hal ini sesuai dengan butir 11 Berita Acara Pemeriksaan Bersama Nomor BA-BTP SMG 68 Tahun 2026. Kami berkomitmen memastikan kedua perlintasan sebidang di Desa Giriroto dan Sawahan beroperasi dengan standar keselamatan tinggi. Saat ini kami fokus menyiapkan aspek administrasi dan koordinasi lintas instansi," ujar Joko Suripto, Jumat (24/7/2026).

Joko melanjutkan, guna menunjang operasional, Dishub Boyolali telah menyiapkan 14 calon Petugas Penjaga Perlintasan (PJL). 

Seluruh personel tersebut telah mengantongi sertifikasi setelah mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) di Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun. 

“Mereka siap ditempatkan di perlintasan prioritas, termasuk JPL 162 dan JPL 167,” tambahnya.

Meski demikian, hasil pemeriksaan bersama mencatat sejumlah hal teknis yang wajib diperbaiki sebelum pengoperasian resmi dilakukan, di antaranya JPL 162 harus dilakukan perbaikan plafon luar dan atap yang bocor, serta penggantian kabel grounding yang hilang.
 
Sementar JPL 167 butuh penanganan potensi kabel Fiber Optic (FO) yang menyangkut pada lengan barrier sisi barat.

Sebagai langkah antisipasi, PT LRS dijadwalkan menyamarkan lengan barrier hingga waktu pengoperasian dimulai, serta menggelar pelatihan pengoperasian pada 20 Agustus 2026. 

Sementara itu, uji coba pengoperasian lima JPL di lintas Kalioso–Kadipiro direncanakan mulai 1 September 2026.

“Langkah ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Dishub Boyolali dalam meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api maupun pengguna jalan raya, khususnya pada perlintasan sebidang yang tersebar di wilayah Kecamatan Ngemplak dan Juwangi,” tuturnya.(fid)

Editor : Nur Pramudito
Sumber : Radar Solo
JPL Baru Kadipiro–Kalioso Boyolali dishub boyolali