Warung Yu Sar Bangak, Rica-Rica Mentok Legendaris Boyolali yang Pedasnya Bikin Nagih

Abdul Khofid Firmanda Putra • Dipublikasikan Jumat, 24 Juli 2026 | 14:06 WIB
Warung Yu Sar Bangak, Rica-Rica Mentok Legendaris Boyolali yang Pedasnya Bikin Nagih
Warung Yu Sar Bangak, Rica-Rica Mentok Legendaris Boyolali yang Pedasnya Bikin Nagih

RADARSOLO.COM - Di balik bangunan warung yang sederhana di teras rumah, tersembunyi salah satu kuliner tradisional yang tengah digandrungi pecinta makanan pedas.

Warung Yu Sar yang berlokasi di Desa Bangak, Kecamatan Banyudono, Boyolali, terkenal dengan menu andalannya, yakni Rica-Rica Mentok.

Seporsi rica mentok di warung ini disajikan dengan potongan daging berukuran besar yang dibalut bumbu rempah pekat.

Ukurannya yang tidak pelit dan porsinya yang pas langsung menggugah selera sejak pertama kali dihidangkan.

Pemilik Warung Yu Sar Hariyono Pribadi, membocorkan sedikit rahasia dapur kunci empuknya hidangan tersebut.

Untuk menghasilkan tekstur daging yang empuk dan bumbu yang meresap sempurna, sang pemilik warung rupanya memiliki rahasia tersendiri dalam mengolahnya.

Kunci utama kelezatannya terletak pada proses waktu pengolahan, mulai dari marinasi hingga durasi perebusan.

“Kalau itu teknik masak aja ya Mas ya. Teknik masak. Jadi dari mulai marinasi, bumbunya itu terus sampai perebusannya itu kalau terlalu lama juga nggak enak nanti hancur. Ya, kurang lebih 1 jam sudah pas untuk tekstur empuk dan merasuknya itu sudah pas,” jelasnya.

Lewat teknik memasak yang konsisten tersebut, tak heran jika pada akhir pekan, warung ini mampu menghabiskan hingga 15 kilogram daging entok hanya dalam waktu kurang dari 6 jam.

Untuk menikmatinya, seporsi rica mentok basah dibanderol dengan harga Rp20 ribu, sementara untuk varian rica mentok goreng dihargai Rp22 ribu per porsi.

Keberadaan warung ini diacungi jempol para pengunjung. Mereka menilai perpaduan antara sambal yang segar serta tekstur daging yang empuk membuat hidangan ini sangat patut untuk dicoba.

Syila, pengunjung warung mengaku ketagihan dengan cita rasa kelembutan rica mentok tersebut.

“Alhamdulillah pokoknya semuanya nikmat. Tekstur dagingnya itu lembut sekali. Bumbunya, rempahnya itu terasa, sambelnya segar, pedas. Teksturnya udah pas gitu. Enggak terlalu keras-keras banget, enggak alot,” katanya.

Selain rica mentok goreng, di sini juga ada rica mentok yang basah. Sebagai penutup hidangan, Warung Yu Sar juga menyediakan plencing jawa atau brambang asem berbahan utama daun ubi jalar. 

Kudapan dengan siraman bumbu bawang merah, asam jawa, gula merah, dan cabai ini menghasilkan perpaduan rasa segar, asam, manis, dan gurih.

Ditambah topping tempe gembus bacem yang manis, menu tradisional ini menjadi penutup sempurna usai menyantap sensasi pedas rica mentok.

Cita rasa otentik dengan harga yang terjangkau membuat kuliner tradisional ini tetap memiliki tempat istimewa, sekaligus menjadi destinasi kuliner wajib jika berkunjung ke Boyolali.(fid)

Editor : Nur Pramudito
Sumber : Radar Solo
Warung Yu Sar Bangak Rica-Rica Mentok Boyolali Kuliner Boyolali