Kirim 11 Atlet ke Porprov Jateng 2026, Cabor Panahan Boyolali Targetkan Medali Emas

Abdul Khofid Firmanda Putra • Dipublikasikan Selasa, 28 Juli 2026 | 12:29 WIB
Tim panahan Kabupaten Boyolali melakukan training center dengan 11 atlet dipersiapkan untuk berlaga di Porprov Jateng. (DOK.KONI BOYOLALI)
Tim panahan Kabupaten Boyolali melakukan training center dengan 11 atlet dipersiapkan untuk berlaga di Porprov Jateng. (DOK.KONI BOYOLALI)

RADARSOLO.COM - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Boyolali mulai menggelar latihan intensif menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII Tahun 2026.

Dari total 36 cabang olahraga (cabor) yang lolos kualifikasi, cabor panahan menjadi salah satu yang mematangkan persiapannya.

Saat ini, tim panahan Kabupaten Boyolali tengah menjalani pemusatan latihan atau training center (TC) dengan menyiagakan 11 atlet.

Baca Juga: Yahya Alkatiri Tegaskan Target Persis Solo: Cuma Semusim di Liga 2!

Mereka akan berlaga di ajang terbesar se-Jawa Tengah tersebut.

Pelatih panahan Boyolali Husen Fadela mengungkapkan, program TC telah digulirkan sejak Juni lalu.

Hingga kini, progres latihan telah menyentuh 40 persen dan memasuki tahap persiapan khusus pada aspek teknis.

"Untuk cabang panahan ada empat divisi dan sudah dimulai training center pada bulan Juni lalu hingga sekarang sudah 40 persen dan saat ini sudah sampai tim persiapan khusus spesifik ke teknik panahannya," jelas Husen.

Adapun komposisi 11 atlet panahan yang diterjunkan terdiri dari:

Lewat persiapan ini, Pengurus Kabupaten Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Boyolali mematok target raihan satu medali emas, satu medali perak, dan satu medali perunggu.

Baca Juga: Cek Bansos Tahap 3 Juli 2026 Mulai Disalurkan, Masukkan NIK KTP untuk Tahu Nama Anda Terdaftar atau Tidak

Salah seorang atlet panahan putri Azka Naura Jasmin, 17, membeberkan bahwa selama menjalani TC, kendala terbesar yang dihadapi para atlet adalah terpaan angin kencang di area Stadion Kebogiro.

Lokasi stadion yang berada di kawasan perbukitan serta minimnya struktur penghalang.

Seperti dinding membuat embusan angin kerap memengaruhi presisi arah anak panah.

"Saya sudah sekitar Juni latihan dan mulai ada peningkatan. Namun kesusahannya itu saat sedang latihan ada angin kencang membuat bidikan pas ke target itu susah karena saat membidik kadang tangan terbawa angin," ujar siswi kelas XI SMAN 3 Boyolali tersebut.

Meski begitu, berbekal pengalaman berharga dari kegagalan lolos Porprov periode sebelumnya, Azka memastikan kesiapan mentalnya telah matang untuk berlaga di Porprov Jateng 2026.

Baca Juga: Link Download Logo HUT RI ke-81 Tahun 2026 Resmi, Lengkap dengan Tema dan Pedoman Peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia

Sementara itu, Wakil Ketua Umum KONI Boyolali Rima Kusuma menjelaskan, KONI telah membentuk tim khusus untuk pembinaan, pemantauan, serta evaluasi terhadap seluruh cabor yang lolos.

"Cabang olahraga yang sudah lolos seleksi Porprov tahun 2026 ini ada 36 cabang, dan kami sudah membentuk tim untuk melakukan pembinaan dan monitoring serta evaluasi di setiap cabang," terangnya.

Rima menegaskan, pihak KONI Boyolali mendorong tiap cabor mampu melampaui target yang ditetapkan oleh induk organisasinya masing-masing.

Sebagai contoh, untuk cabor panahan, Perpani mematok target 1 emas, 1 perak, dan 1 perunggu.

Tetapi KONI Boyolali menargetkan minimal raihan 2 medali emas. Sementara untuk cabor binaraga, KONI menargetkan capaian 3 medali emas, 2 perak, dan 1 perunggu. (fid)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
Sumber : Radarsolo.jawapos.com
porprov jateng 2026 medali emas Koni Boyolali cabor panahan