Pemkab Boyolali Buka Peluang Perluas Program Seragam Gratis untuk Siswa MI dan MTs, Butuh Anggaran hingga Rp4 Miliar

Nur Pramudito • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 14:32 WIB
Sekda Boyolali, M. Syawalludin (Abdul Khofid/Radar Solo)
Sekda Boyolali, M. Syawalludin (Abdul Khofid/Radar Solo)

RADARSOLO.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali membuka peluang untuk memperluas jangkauan program seragam sekolah gratis bagi para siswa madrasah.

Usulan alokasi seragam gratis bagi siswa kelas I Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan kelas VII Madrasah Tsanawiyah (MTs) tersebut rencananya akan segera dibahas bersama DPRD Kabupaten Boyolali.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Boyolali, M. Syawaludin, menyampaikan bahwa pihak Pemkab telah mengantongi data jumlah calon penerima serta merincikan perkiraan kebutuhan anggarannya. 

Saat ini, realisasi program tersebut tinggal menunggu hasil kesepakatan akhir bersama jajaran legislatif.

"Kami akan bahas hal ini bersama DPRD. Nanti keputusannya seperti apa, kita lihat bersama. Namun, kami sudah memegang data calon penerima, yakni para siswa kelas I MI dan kelas VII MTs," ujar Syawaludin.

Berdasarkan pendataan awal, jumlah siswa MI dan MTs di Boyolali yang berpotensi menerima bantuan seragam ini diperkirakan mencapai 7 ribu hingga 8 ribu anak penerima manfaat.

Pemkab Boyolali memproyeksikan estimasi kebutuhan anggaran untuk merealisasikan perluasan program ini berada di kisaran Rp3 miliar hingga Rp4 miliar.

"Anggarannya sudah kami hitung, tinggal nanti dibahas bersama Ketua dan anggota DPRD. Kebutuhannya berkisar antara Rp3 miliar sampai Rp4 miliar," lanjutnya.

Meski demikian, Syawaludin menekankan bahwa kepastian realisasi program ini tetap akan menyesuaikan dengan kapasitas dan kemampuan fiskal daerah.

"Karena ini menyangkut pelayanan dasar, selama kemampuan fiskal daerah memungkinkan, insyaallah Pak Bupati dan Pak Ketua DPRD akan mempertimbangkannya dengan matang," tuturnya.

Sebelumnya, dorongan perluasan program ini disuarakan oleh Paguyuban Guru Inpassing Nasional (PGIN) Boyolali. 

PGIN mengusulkan agar program seragam sekolah gratis tidak hanya menyasar siswa SD dan SMP (baik negeri maupun swasta) di bawah naungan Dinas Pendidikan saja, melainkan juga menjangkau siswa madrasah di bawah naungan Kementerian Agama.

PGIN menilai bahwa seluruh siswa MI dan MTs merupakan warga Kabupaten Boyolali, yang memiliki hak sama untuk memperoleh perhatian serta bantuan pendidikan dari pemerintah daerah.(fid)

Editor : Nur Pramudito
Sumber : Radar Solo
Program Seragam Gratis Boyolali Pemkab Boyolali