RADARSOLO.COM-Kandang ternak di Dukuh RT 02 RW 02, Desa Sudimoro, Kecamatan Teras, Boyolali ludes terbakar, Jumat (7/8/2026).
Akibat kejadian itu, 8 ekor kambing mati terbakar dengan kerugian ditaksir mencapai Rp20 juta.
Peristiwa bermula saat pemilik kandang, Giarto, melakukan pengasapan atau "bediang" untuk mengusir gurem di dalam kandang.
Baca Juga: Langkah Menuju Geopark, Pemkab Klaten Terima SK Penetapan KCAG dari Menteri ESDM
Menurut keterangan pemilik, api pengasapan sudah dimatikan sebelum ditinggal untuk menunaikan Sholat Jumat.
"Kronologinya pemilik membuat pengasapan di kandang untuk menghilangkan gurem. Setelah dirasa sudah mati, lalu ditinggal sholat Jumat," jelas Kabid Damkar Satpol PP Boyolali, Supriyono.
"Saat kembali, warga dan pemilik mendapati kandang sudah ambruk dan terbakar," imbuhnya.
Menerima laporan dari pelapor atas nama Eko, Regu 03 Damkar Boyolali langsung meluncur ke lokasi.
Proses pendinginan berlangsung dari pukul 14.05 - 14.55.
Supriyono, mengimbau warga agar lebih berhati-hati saat melakukan pengasapan di kandang ternak.
Baca Juga: Dari BOOMBAYAH hingga JUMP, Kilas Balik 10 Tahun Perjalanan BLACKPINK
"Karena percikan kecil bisa menjadi sumber kebakaran besar," ujar Supriyono.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan.(fid)
Editor : Tri Wahyu CahyonoSumber : Radarsolo.jawapos.com