RADARSOLO.COM-Rekaman video yang memperlihatkan pengendara sepeda motor Kawasaki Ninja tersungkur di jalan viral di media sosial.
Peristiwa tersebut terjadi di depan coffee shop kawasan Perkantoran Pemkab Boyolali pada akhir pekan lalu.
Dalam rekaman video yang beredar luas, pengendara sepeda motor Ninja tersebut tampak melaju dari arah barat.
Saat melintas di depan coffee shop, mendadak satu unit sepeda motor Honda Scoopy didorong keluar dari tempat parkir coffee shop hingga masuk ke badan jalan utama.
Akhirnya benturan antara 2 sepeda motor tak bisa dihindari.
Pengendara Ninja kehilangan keseimbangan dan jatuh menghantam permukaan jalan.
Korban tampak tergeletak di lokasi kejadian dan terlihat mengalami kejang-kejang.
Peristiwa tersebut langsung ditangani oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Boyolali dengan menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kejadian.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Boyolali Iptu Bambang Nova menjelaskan, awalnya, kejadian diindikasikan sebagai kecelakaan lalu lintas biasa.
Baca Juga: Boyolali Tuan Rumah HUT ke-81 Jateng, Ada Friendship Run dan Soto Tumpang Gratis 2.000 Porsi
"Namun, setelah dilihat, ada sebuah kendaraan yang didorong ke jalur dan mengenai kendaraan lain yang diduga nyeting untuk balapan. Nah, kejadiannya seperti itu," terang Bambang di kantornya, Kamis (13/8/2026).
Pengendara Ninja dilarikan ke Rumah Sakit RSPA Pandanaran Boyolali.
Kendati demikian, kecelakaan tersebut tidak berlanjut ke tahap pembuatan laporan polisi lantaran kedua belah pihak sepakat menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan.
"Sudah ada surat pernyataan dari kedua belah pihak," jelasnya.
Perwakilan dari pihak coffee shop diketahui telah mendatangi RSPA Pandanaran Boyolali untuk menjenguk korban beserta keluarganya.
Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan damai antarpihak.
Baca Juga: Cek Kesehatan Buka Peta Kesehatan Warga Solo, Hipertensi dan Obesitas Mulai Mengkhawatirkan
"Untuk biaya rumah sakit semua ditanggung oleh dari pihak kafe," jelas Bambang.
Selain menanggung seluruh pengobatan medis korban, pihak coffee shop juga bertanggung jawab atas perbaikan fisik kendaraan yang sempat diamankan di kantor polisi untuk pemeriksaan awal.
"Sudah diperbaiki, semua ditanggung sama pihak Coffe Shop,” pungkas Bambang. (fid)
Editor : Tri Wahyu CahyonoSumber : Radarsolo.jawapos.com