RADARSOLO.COM-Guna meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan, warga RW 03 Kelurahan Banaran, Kecamatan Boyolali menggelar perlombaan menghias lingkungan antar-RT dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan RI.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, ajang tahun ini secara khusus mengusung tema "Pemanfaatan Barang Bekas".
Wakil Panitia Penyelenggara Haryono menjelaskan, penentuan tema tersebut diambil sebagai respons atas permasalahan pengelolaan sampah di tingkat kelurahan.
Sekaligus menjadi langkah efisien dalam menghemat biaya operasional kegiatan warga.
"Ini merupakan kegiatan rutin RW 03 setiap hari Kemerdekan, mengusung tema pemanfaatan barang bekas. Kita berusaha meminimalisir penggunaan barang baru agar sampah plastik dan limbah rumah tangga bisa kita sulap menjadi hiasan menarik atau barang tepat guna," terang Haryono.
Perlombaan ini diikuti oleh 7 RT di wilayah RW 03. Setiap peserta dibebaskan berkreasi memanfaatkan beraneka ragam limbah rumah tangga, mulai dari botol dan kantong plastik, ecobrick, ban bekas, tong sampah, hingga olahan kertas koran.
Haryono membeberkan lima kriteria utama dalam penilaian perlombaan, meliputi kesan Kemerdekaan, kuantitas penggunaan barang bekas, estetika, serta kekuatan konstruksi bangunan hiasan.
Langkah ini juga dipicu oleh kapasitas tempat penampungan bank sampah di tingkat RT yang belum sebanding dengan volume sampah rumah tangga harian warga.
"Di tiap RT sebenarnya sudah ada bank sampah, tetapi kapasitasnya belum mencukupi. Melalui momen HUT RI ke-81 ini, panitia mendorong warga untuk memaksimalkan potensi limbah plastik dan botol yang ada di sekitar tempat tinggal," tambah Haryono.
Kreativitas warga tampak menonjol di wilayah RT 06 yang mengusung konsep "Poskamling Perjuangan".
Proses pengerjaan membutuhkan waktu persiapan selama 3 minggu, termasuk pengerjaan intensif pada pekan terakhir.
Tim Kreatif RT 06, Roli Wiratama mengatakan, salah satu ide hiasan unggulan mereka berupa peta Indonesia format tiga dimensi (3D) berbahan dasar limbah kertas koran.
"Kertas koran bekas diolah, diblender, lalu dibentuk menjadi bubur kertas untuk menghasilkan peta Indonesia 3D. Selain itu, ada foto Bung Karno dan Bung Hatta serta naskah Proklamasi yang kami buat menggunakan alas baki bekas," pabeber Roli.
Baca Juga: Boyolali Tuan Rumah HUT ke-81 Jateng, Ada Friendship Run dan Soto Tumpang Gratis 2.000 Porsi
Di area sekitar pos ronda, warga juga memasang pernak-pernik bunga dari bahan plastik, hiasan bertuliskan “HUT RI” memanfaatkan gelas minuman kemasan bekas, hingga replika tank berbahan potongan kayu dan paralon sisa pengerjaan bangunan warga.
Inovasi pengelolaan lingkungan warga RW 03 ini diapresiasi oleh Pemerintah Kelurahan Banaran.
Sekretaris Kelurahan Banaran, Singgih Winarso, menilai langkah tersebut menjadi inspirasi positif bagi wilayah lain.
"Kami sangat mengapresiasi dan memberikan penghargaan sebesar-besarnya kepada warga RW 03. Penggunaan bahan bekas untuk memeriahkan HUT RI ini luar biasa," ungkap Singgih.
Ia berharap aksi kreatif warga RW 03 ini dapat menjadi stimulasi dan teladan bagi wilayah RT/RW lain di sekitarnya untuk memunculkan ide-ide ramah lingkungan serupa. (fid)
Editor : Tri Wahyu CahyonoSumber : Radarsolo.jawapos.com