Gotong Royong TNI-Warga Sukseskan TMMD Sengkuyung Tahap III di Desa Bercak Boyolali

Abdul Khofid Firmanda Putra • Dipublikasikan Minggu, 16 Agustus 2026 | 15:05 WIB
TMMD)Sengkuyung Tahap III Kabupaten Boyolali Tahun 2026 yang menyasar Desa Bercak, Kecamatan Wonosamodro, Boyolali resmi ditutup, Kamis (13/8/2026)
TMMD)Sengkuyung Tahap III Kabupaten Boyolali Tahun 2026 yang menyasar Desa Bercak, Kecamatan Wonosamodro, Boyolali resmi ditutup, Kamis (13/8/2026)

RADARSOLO.COM— Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Kabupaten Boyolali Tahun 2026 yang menyasar Desa Bercak, Kecamatan Wonosamodro, Boyolali resmi ditutup, Kamis (13/8/2026).

Upacara penutupan dilaksanakan di Lapangan Desa Bercak.

Sasaran fisik utama berupa betonisasi jalan sepanjang 1.205,121 meter diresmikan usai upacara.

Baca Juga: Paskibraka Sukoharjo Cermin Kebhinekaan, Berasal Dari Beragam Latar Belakang

Jalan tersebut merupakan penghubung antara Desa Bercak dengan Desa Bengle dan Desa Gunungsari.

Pembangunan berhasil diselesaikan tepat waktu berkat kerja gotong royong antara TNI bersama warga masyarakat.

Selain betonisasi jalan, program ini juga menuntaskan 6 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Pada kesempatan penutupan juga diserahkan paket sembako kepada 10 orang penerima manfaat.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Boyolali juga turut menyalurkan 8 tangki air bersih kepada warga Desa Bercak. Untuk menanggulangi kekeringan di musim kemarau.

Salah seorang warga Desa Bercak, Tukiman, mengapresiasi pelaksanaan TMMD di desanya.

Baca Juga: Bupati Rober Kukuhkan 76 Paskibraka Karanganyar, Siap Jalankan Amanah Merah Putih

"Ya terimakasih banyak TMMD ini bisa membantu jalan Bercak Kecamatan Wonosamodro ini. Alhamdulillah sudah terlaksana, jadi warga mengucapkan terimakasih banyak bisa dibangun dengan baik, semoga bisa berlanjut," ungkapnya.

Tukiman mengaku dengan adanya jalan beton tersebut waktu tempuh perjalanan sehari-hari menjadi lebih singkat.

Dia berharap tahun depan desanya kembali mendapat bantuan pembangunan jalan.

Dengan ditutupnya TMMD Sengkuyung Tahap III ini, diharapkan aksesibilitas dan kesejahteraan masyarakat Desa Bercak dan sekitarnya semakin meningkat.

Desa Bercak, Kecamatan Wonosamodro sendiri menjadi target operasi Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026.

Pembukaan program selama 30 hari itu dilaksanakan, Rabu 15 Juli 2026 kemarin, dan difokuskan pada pembangunan infrastruktur guna meningkatkan akses desa serta kesejahteraan masyarakat.

Bupati Boyolali dalam amanatnya menegaskan bahwa pembangunan desa merupakan fondasi kemajuan daerah dan nasional.

Hal ini sejalan dengan visi Boyolali menuju Indonesia Emas 2045.

Dandim 0724/Boyolali Letkol Inf Gunawan Nurbathin menyampaikan, TMMD merupakan wujud sinergitas antara TNI dan pemerintah daerah.

Pengerjaan dilakukan bersama masyarakat desa sebagai bentuk nyata kemanunggalan TNI dan rakyat.

Baca Juga: Buruh Kupas Bawang di Sukoharjo Dibayar Rp 1.000-Rp 2.000 Per Kg

"Melalui kolaborasi ini, pembangunan dapat dipercepat dan lebih merata, sekaligus meningkatkan jalur logistik masyarakat yang berdampak langsung pada percepatan pertumbuhan ekonomi desa," ujarnya.

Selain sasaran fisik, TMMD Sengkuyung Tahap III juga diisi dengan kegiatan nonfisik berupa penyuluhan dan pemberdayaan masyarakat. 

Tujuannya untuk memperkuat kemandirian serta keberlanjutan hasil pembangunan di Desa Bercak.(fid)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
Sumber : Radarsolo.jawapos.com
desa bercak Boyolali tmmd wonosamodro