RADARSOLO.COM - Kebakaran lahan kosong seluas kurang lebih 2 hektare terjadi di Kampung Tegalmulyo, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Mojosongo, Jumat (4/9/2026) siang. Lokasi yang berdekatan dengan pemukiman warga sempat memicu kepanikan.
Api pertama kali terlihat membesar sekira pukul 12.30 usai warga menjalankan salat Jumat. Kobaran api dengan cepat merambat karena kondisi lahan kering dan angin cukup kencang. Warga yang panik langsung berupaya memadamkan secara manual sambil menunggu petugas datang.
"Untuk proses (pemadaman) kurang lebih kita ini hampir dua jam. Untuk proses sampai pendinginan kemungkinan lebih dari 2 jam," ungkap Petugas Damkar Satpol PP Kabupaten Boyolali Dahlin saat ditemui di lokasi.
Baca Juga: Januari-September 2026, 27 Kali Kebakaran Hutan dan Lahan Terjadi di Boyolali
Dahlin menyebut petugas sempat kewalahan karena titik api tersebar dan minimnya armada di awal. Anggota Damkar harus berjibaku ekstra keras sebab titik api yang lebih dari satu, dan lokasi kebakaran yang cukup luas.
“Dari kita keluar dua unit, terus dari BPBD juga ada, total kurang lebih ada enam. Kami soalnya kembali lagi ke Mako ambil air lagi," ujarnya.
Baca Juga: Perjuangan Teater Jaten Batang Pentaskan "Lurung Kalabendu": Menjaga Bahasa Ibu dari Atas Panggung
Di lokasi juga terdapat tumpukan ban bekas yang ikut terbakar dan membuat proses pemadaman lebih lama. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun rumah warga yang terbakar dalam kejadian ini.
Tak berselang lama, kebakaran juga terjadi di lahan kosong pinggir Jalan Semarang-Solo, tepatnya di Desa Banyudono, Kecamatan Banyudono. Lokasi yang berada tepat di seberang Kantor PO Bus Haryanto itu membuat warga turun tangan memadamkan api agar tidak merembet ke permukiman.
Api pertama kali terlihat sekira pukul 15.00. Kobaran dengan cepat membesar karena angin kencang dan kondisi lahan yang kering. Petugas damkar yang tiba di lokasi langsung membagi tugas untuk proses pemadaman. (fid/nik)
Editor : Niko auglandy