RADARSOLO.COM - Petugas Damkar Boyolali melancarkan aksi penyelamatan dramatis terhadap warga yang menceburkan diri ke dalam sumur di Dukuh Kringinan, Desa Jipangan, Kecamatan Banyudono, Sabtu (19/9/2026) malam.
Kabid Damkar Satpol PP Boyolali Supriyono mengatakan, laporan darurat diterima jajarannya sekira pukul 22.50 dari ES, istri korban.
Personel Regu 01 Damkar Boyolali tiba di tempat kejadian perkara (TKP) sekira pukul 23.00 WIB dengan mengerahkan satu armada kendaraan rescue.
Baca Juga: Diikuti 170 Masjid, Sragen MasjidPreneur Fest 2026 Jadi Lokomotif Kemandirian Ekonomi Jamaah
Petugas lantas membujuk korban secara persuasif agar bersedia diangkat ke permukaan.
Proses evakuasi dari sumur sedalam kurang lebih 5 meter tersebut dilakukan menggunakan peralatan tangga dan tali webbing.
"Korban akhirnya berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat tanpa luka," ujar Supriyono, Minggu (20/9/2026).
Sesaat setelah berhasil diangkat, petugas langsung menyelimuti tubuh korban menggunakan handuk kering guna mencegah risiko hipotermia akibat kedinginan.
Tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Indikasi awal menunjukkan aksi nekat itu dipicu perselisihan keluarga.
Baca Juga: Demi Sebuah Harga Diri, Persis Solo Wajib Menang di Manahan, PSBS Biak Siap Jadi Pelampiasan
“Sebab cekcok, pertengkaran masalah rumah tangga. Korban luka nihil, korban jiwa nihil,” terang Supriyono.
Atas kejadian ini, Damkar Kabupaten Boyolali mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar tidak ragu menghubungi layanan darurat Damkar atau instansi terkait apabila menjumpai kondisi bahaya yang membutuhkan penanganan khusus. (fid)
Editor : Tri Wahyu CahyonoSumber : Radarsolo.jawapos.com