Geger Penemuan Jenazah di Dapur Rumah Warga Wonosamodro Boyolali, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan

Abdul Khofid Firmanda Putra • Dipublikasikan Minggu, 20 September 2026 | 15:29 WIB
Polisi olah TKP di rumah Dukuh Pendem, Desa Bengle, Kecamatan Wonosamodro, Boyolali menyusul laporan kematian salah satu anggota keluarga, Sabtu (19/9/2026). (DOK.POLRES BOYOLALI)
Polisi olah TKP di rumah Dukuh Pendem, Desa Bengle, Kecamatan Wonosamodro, Boyolali menyusul laporan kematian salah satu anggota keluarga, Sabtu (19/9/2026). (DOK.POLRES BOYOLALI)

RADARSOLO.COM - Warga Dukuh Pendem, Desa Bengle, Kecamatan Wonosamodro, Boyolali digegerkan oleh peristiwa ditemukannya warga dalam kondisi meninggal dunia di dalam rumahnya. 

Peristiwa itu kali pertama diketahui oleh anggota keluarga korban Sabtu (19/9/2026) sekira pukul 04.55 di area dapur.

Kejadian tersebut segera dilaporkan ke Mapolsek Wonosegoro.

Baca Juga: Gratis Borneo FC vs Bali United Super League Tayang di TV Mana? Cek Jadwal Kick-Off dan Link Streaming

Kasi Humas Polres Boyolali AKP Winarsih menjelaskan, setelah menerima laporan warga, personel Polsek Wonosegoro bersama Polsubsektor Wonosamodro langsung meluncur ke lokasi kejadian guna menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Petugas telah melakukan penanganan sesuai prosedur. Mulai dari menerima laporan, mendatangi TKP, melakukan pemeriksaan saksi, mengumpulkan barang bukti, hingga berkoordinasi dengan tenaga medis,” ujar Winarsih, Minggu (20/9/2026).

Selain itu, kepolisian menggandeng tim medis dari Puskesmas Wonosamodro untuk menjalankan visum luar pada jenazah.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan adanya indikasi maupun bekas tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari pihak keluarga dan tetangga sekitar, korban diketahui sudah lama mengidap penyakit menahun.

Pihak keluarga menyatakan ikhlas menerima insiden tersebut sebagai musibah serta menolak prosedur otopsi lanjutan.

Baca Juga: Rutan Solo Digerebek Petugas Gabungan, Ini Barang-Barang yang Disita

Usai penanganan medis selesai, jenazah diserahterimakan kepada keluarga untuk proses pemakaman.

“Petugas telah memastikan situasi di lokasi tetap aman serta kondusif. Kami juga mengimbau masyarakat untuk saling peduli terhadap kondisi keluarga maupun lingkungan sekitar,” tutur Winarsih.

Ia menambahkan, masyarakat yang membutuhkan layanan pengaduan atau bantuan darurat kepolisian dapat mengontak layanan 24 jam Call Center Polri 110. (fid)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
Sumber : Radarsolo.jawapos.com
wonosamodro boyolali mapolsek wonosegoro tak ada tanda kekerasan penemuan jenazah