Belum Dingin Kebakaran Gudang Furnitur di Banyudono Boyolali, Api Berkobar di Gudang Rosok Winong

Abdul Khofid Firmanda Putra • Dipublikasikan Senin, 21 September 2026 | 15:52 WIB
Gudang rosok di Desa Winong, Kecamatan Boyolali Kota, terbakar, Senin (21/9/2026). Pekatnya asap dari tumpukan material plastik yang terbakar menyulitkan proses pemadaman hingga membuat petugas mengalami sesak napas. (ABDUL KHOFID/RADAR SOLO)
Gudang rosok di Desa Winong, Kecamatan Boyolali Kota, terbakar, Senin (21/9/2026). Pekatnya asap dari tumpukan material plastik yang terbakar menyulitkan proses pemadaman hingga membuat petugas mengalami sesak napas. (ABDUL KHOFID/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM- Musibah kebakaran bertubi-tubi terjadi di Boyolali, Senin (21/9/2026).

Setelah berjibaku padamkan api di gudang furnitur di Ngaru-aru, Banyudono, Boyolali, personel damkar harus kerja ekstra padamkan api di gudang rosok Desa Winong, Kecamatan Boyolali Kota.

Pekatnya asap dari tumpukan material plastik yang terbakar menyulitkan proses pemadaman hingga membuat petugas mengalami sesak napas dan perih di mata.

Baca Juga: Gudang Furnitur Ekspor di Ngaru-aru Banyudono Boyolali Kembali Terbakar, Bangunan Hingga Atap Ambruk

Kapolsek Boyolali Kota, AKP Andi Setiawan menuturkan, titik api pertama kali terdeteksi oleh warga sekitar sekira pukul 13.00.

"Menurut keterangan pekerja dan pemilik, awalnya membakar sampah di belakang rumah, setelah itu ditinggal di depan. Tahu-tahu api sudah membesar," ujar Andi di lokasi kejadian, Senin (21/9/2026).

Polsek Boyolali Kota langsung melakukan koordinasi cepat dengan Damkar, BPBD, serta Sat Samapta Polres Boyolali yang menerjunkan armada water cannon.

Pasukan pemadam terdiri atas dua unit mobil Damkar Boyolali, dua unit armada pemadam TNI, dua kendaraan tangki air, satu unit bantuan Damkar Kabupaten Semarang, serta satu unit armada Water Cannon milik Polres Boyolali.

Kendati telah disiram air secara intensif, kobaran api sulit dipadamkan akibat dominasi material plastik serta sol sepatu yang sangat mudah terbakar.

"Jam 14.15 Alhamdulillah sudah berhasil dipadamkan dengan bantuan dari rekan TNI dari Koramil dan juga warga sekitar," jelas Andi.

Baca Juga: Dampak Kekeringan Di Sukoharjo Meluas, Tambah Dua Desa

Area yang terbakar merupakan fasilitas gudang penyimpanan dan tidak difungsikan sebagai hunian warga.

Ahmadi, pekerja gudang rosok menjelaskan, isi gudang didominasi bahan baku mudah terbakar. Seperti olahan plastik, sol sepatu, hingga potongan limbah kulit sosis.

"Isinya plastik sama sol sepatu. Bangunannya tidak besar tapi barangnya yang banyak. Karena material mudah terbakar, kena api sedikit langsung besar," tuturnya.

Saat kebakaran, tidak ada aktivitas pekerjaan di dalam gudang.

Baca Juga: Gelar Sharia Wealth Forum 2026, BRI Wealth Management Dorong Diversifikasi Aset Syariah Nasabah

Namun, dirinya mengaku sempat membakar tumpukan sampah di bagian belakang gudang sebelum api menyambar tumpukan barang rosok di dekatnya.

Api yang merembet cepat memicu kepulan asap tebal membumbung tinggi hingga memicu kepanikan warga pemukiman sekitar.

Seluruh interior dan bagian depan bangunan gudang hangus dan hanya menyisakan tembok dinding luar.

Dalam proses penanganan, salah satu personel Damkar bahkan harus memakai alat bantu pernapasan (Self-Contained Breathing Apparatus/SCBA) untuk merangsek ke titik api.

Baca Juga: Muncul Aduan Larangan Berjilbab saat Wawancara MagangHub di Solo Safari, Fraksi PKS Langsung Kroscek

Di lokasi, tim medis PMI turut disiagakan untuk memberikan bantuan suplai oksigen murni secara bergantian kepada personel Damkar, Polri, TNI, serta relawan yang terpapar hirupan asap pekat.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, sementara nilai total kerugian materiil masih dalam proses inventarisasi oleh pihak pemilik gudang. (fid)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
Sumber : Radarsolo.jawapos.com
kebakaran gudang rosok di winong boyolali gudang rosok di winong boyolali terbakar asap pekat Damkar Boyolali