Naiki Gerobak Sapi di Bulan Bakti Peternakan, Bupati Agus Irawan Siapkan Showroom Susu di Boyolali

Abdul Khofid Firmanda Putra • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 19:37 WIB
Bupati Boyolali Agus Irawan menaiki gerobak sapi bersama jajaran Forkopimda dari area Kantor Bupati menuju kantor Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Boyolali, Rabu (23/9/2026). (ABDUL KHOFID/RADAR SOLO)
Bupati Boyolali Agus Irawan menaiki gerobak sapi bersama jajaran Forkopimda dari area Kantor Bupati menuju kantor Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Boyolali, Rabu (23/9/2026). (ABDUL KHOFID/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM- Pemkab Boyolali kembali menggelar perhelatan Bulan Bakti Peternakan dan Perikanan di Kompleks Terpadu Pemkab Boyolali, Rabu (23/9/2026).

Peringatan ini dimeriahkan dengan pameran olahan susu, daging, telur, hingga ajang kontes kualitas ternak sapi.

Nuansa unik mewarnai pembukaan acara saat Bupati Boyolali Agus Irawan, hadir menuju lokasi kegiatan.

Bupati menaiki gerobak sapi bersama jajaran Forkopimda dari area Kantor Bupati menuju kantor Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Boyolali.

Baca Juga: Pemerintah Kecamatan Karangmalang Sragen Kirim Bantuan Air Bersih ke Utara Bengawan

Agus Irawan menegaskan bahwa agenda Bulan Bakti Peternakan dan Perikanan menjadi momentum strategis guna menyuntikkan dorongan semangat bagi pengembangan potensi peternakan dan perikanan di Boyolali.

"Ya, ini kan Bulan Bakti Peternakan dan Perikanan. Nah, ini salah satu giat kita, Pemerintah Kabupaten Boyolali, untuk memberikan semangat. Tentunya kita berharap ke depan peternakan dan perikanan di Kabupaten Boyolali bisa lebih baik lagi atau lebih maju," ujar bupati.

Selain gelaran kontes ternak, Pemkab Boyolali turut menyelenggarakan aksi sosial pembagian paket susu, telur, dan produk perikanan secara cuma-cuma.

Langkah ini difokuskan guna menyokong pemenuhan asupan gizi anak-anak sebagai generasi penerus.

Bupati mengamati bahwa sektor peternakan di Boyolali menyimpan prospek besar.

Baca Juga: Link Beli Tiket Timnas Indonesia di Laga FIFA ASEAN Cup 2026: Termurah Hanya Rp100 Ribu di SUGBK

Kualitas sapi yang tampil pada kontes—baik kategori indukan maupun sapi siap pijat/perah—dinilai unggul sebagai wujud keberhasilan program Inseminasi Buatan (IB) gratis yang digulirkan Disnakkan.

"Jadi ke depan, Kabupaten Boyolali dengan pertaniannya juga maju, peternakan dan perikanannya kita dorong bersama-sama. Ini potensi besar kita. Sapi-sapi ini sangat luar biasa sekali, dari beberapa indukan maupun siapannya semuanya bagus. Ini salah satu hasil dari program IB gratis kemarin. Hasilnya bagus sekali,"  beber Agus.

Ia berpesan agar para peternak lokal konsisten dan bersemangat membudidayakan peternakan sapi perah.

Terkait dengan performa produksi, Bupati menyampaikan bahwa volume produksi susu di Boyolali pada tahun ini menunjukkan tren pertumbuhan positif.

Guna memperkuat identitas Boyolali sebagai "Kota Susu", Pemkab Boyolali telah mengalokasikan anggaran pembangunan showroom susu pada tahun anggaran ini.

Baca Juga: Tingkatkan Kapasitas Lembaga Masyarakat, POKMAS Sriwedari Gelar Pelatihan Identifikasi Kerja Sama

"Kalau peningkatan jumlah peternak, nanti Pak Gojali (Plt Kepala Disnakkan) yang lebih paham. Tapi kemarin dari laporan, ada peningkatan pada produksi susunya di tahun ini, cukup lumayan baik," ungkapnya.

Fasilitas showroom susu tersebut direncanakan berdiri di titik strategis kawasan Simpang Siaga.

Sentra ini diproyeksikan menjadi pusat promosi serta pemasaran produk turunan susu olahan warga, sehingga memudahkan para wisatawan maupun warga lokal mendapatkan olahan khas Boyolali.

"Kita berencana Kabupaten Boyolali akan punya showroom susu. InsyaAllah tahun ini pembangunannya sudah dianggarkan. Harapannya, kalau warga masyarakat atau wisatawan yang masuk ke Boyolali mau mencari susu, tidak bingung lagi mencari lokasinya. Kita kan Kota Susu, jadi nanti bisa langsung ketemu tempatnya," beber bupati. (fid)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
Sumber : Radarsolo.jawapos.com
showroom susu Bupati Boyolali Agus Irawan ekonomi masyarakat prospek Bulan Bakti Peternakan