RADARSOLO.COM-Musibah kebakaran melanda fasilitas produksi penggorengan tahu milik warga di Dukuh Lodalang RT 02/RW 08, Desa Siswodipuran, Kecamatan Boyolali Kota, Boyolali, Jumat (25/9/2026) dini hari.
Peristiwa yang diperkirakan terjadi sekira pukul 01.53 WIB tersebut sempat memicu kepanikan warga pemukiman sekitar.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam musibah ini.
Kendati demikian, seluruh konstruksi bangunan tempat produksi penggorengan tahu tersebut dilaporkan hangus dan tidak dapat diselamatkan.
Baca Juga: Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Dijagokan Menang 2-0
Kabid Damkar Satpol PP Boyolali Supriyono mengonfirmasi insiden penanganan kebakaran tempat penggorengan tahu tersebut.
Laporan darurat pertama kali diterima pihak Damkar dari seorang warga bernama Dono Rumekso.
"Kami menerima laporan kebakaran tempat penggorengan tahu sekitar pukul 01.53 WIB. Regu 04 langsung kami terjunkan ke lokasi," terang Supriyono, Jumat (25/9/2026).
Kronologi kejadian bermula saat salah seorang warga hendak keluar rumah untuk buang air kecil.
Warga tersebut mendadak melihat kobaran api berukuran besar sudah membubung dari arah tempat penggorengan tahu milik Yulianto.
Baca Juga: Intip Jeroan Mobil Listrik BYD Atto 1 Generasi Kedua, Kabin Makin Lega dan Bertenaga
Melihat kobaran api, warga tersebut spontan berteriak meminta pertolongan, sementara tetangga sekitar langsung berinisiatif menghubungi Mako Damkar Boyolali.
"Damkar Boyolali merespon dan menindaklanjuti laporan tersebut menuju lokasi yang terbakar," tutur Supriyono.
Berdasarkan hasil identifikasi awal di lokasi kejadian, penyebab kemunculan titik api diduga bersumber dari kelalaian pemilik yang lupa mematikan tungku kompor usai merampungkan proses penggorengan tahu.
Petugas Damkar yang merapat ke tempat kejadian perkara (TKP) langsung melangsungkan prosedur pemadaman serta pendinginan (cooling down) guna mengisolasi kobaran api agar tidak menjalar ke bangunan rumah warga di sekitarnya.
Baca Juga: Emil Audero Masuk Daftar, Ini 6 Pemain yang Jadi Sorotan FIFA ASEAN Cup 2026
Dalam operasi pemadaman dini hari tersebut, Damkar Boyolali menerjunkan tiga unit armada mobil pemadam.
Dampak dari amukan si jago merah menyebabkan tempat produksi penggorengan tahu milik korban ludes tak tersisa. Sementara itu, total kerugian materiil akibat kebakaran masih dalam tahap pendataan.
"Untuk dampaknya kehilangan tempat penggorengan tahu. Tidak ada korban jiwa," terang Supriyono. (fid)
Editor : Tri Wahyu CahyonoSumber : Radarsolo.jawapos.com