Jenazah Danang Korban Kapal Virgo Transport 8 Dipulangkan ke Boyolali, Teridentifikasi Lewat Tato 'Mayang'

Abdul Khofid Firmanda Putra • Dipublikasikan Kamis, 1 Oktober 2026 | 09:23 WIB
Suasana rumah duka di Dukuh Dukuhan, Desa Candi, Kecamatan Ampel, Kamis (1/10/2026) pagi. (ABDUL KHOFID/RADAR SOLO)
Suasana rumah duka di Dukuh Dukuhan, Desa Candi, Kecamatan Ampel, Kamis (1/10/2026) pagi. (ABDUL KHOFID/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM— Suasana duka mendalam menyelimuti kediaman Danang Heriyanto (41), korban insiden tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 asal Kabupaten Boyolali, di Dukuh Dukuhan, Desa Candi, Kecamatan Ampel, Kamis (1/10/2026) pagi.

Deretan kursi dan persiapan penjemputan ditata warga jelang kedatangan jenazah dari Banjarmasin.

Berdasarkan pantauan di lokasi, puluhan warga setempat beserta kerabat yang mengenakan busana serba hitam telah memadati area rumah duka sejak pagi hari.

Kursi-kursi plastik berjejer di area halaman untuk menyambut para pelayat yang datang memanjatkan doa.

Baca Juga: QRIS 0% Mulai 1 Oktober 2026, Ini Hitungan Potongan untuk Penjual di Atas Rp100 Ribu

Pihak keluarga inti masih terpukul atas kepergian almarhum yang baru saja melangsungkan pernikahan anak pertamanya pada Agustus lalu.

Sesuai rencana, jenazah dijadwalkan tiba di rumah duka pada Kamis (1/10/2026) pagi usai diterbangkan dari Banjarmasin dan mendarat di Bandara Ahmad Yani Semarang sekira pukul 07.00 WIB.

Korban berhasil diidentifikasi secara pasti oleh pihak keluarga melalui tanda khusus berupa tato di tubuh serta kaus bertuliskan angka 86 yang dikenakannya saat kejadian.

Adik korban, Bima Wahyu Putra Pamungkas, membeberkan bahwa pihak keluarga pertama kali memperoleh kabar dari kerabat di Banjarmasin pada Rabu (30/9/2026) sekira pukul 11.30 WIB.

Saat itu, pihak keluarga menerima foto dari tim penyelamat untuk pencocokan proses identifikasi.

Baca Juga: Pemerintah Cairkan BSU 2026 Rp900 Ribu untuk 13,3 Juta Pekerja, Begini Cara Cek di Situs Kemnaker

"Diidentifikasi dari tatonya, dikirim ke saudara yang dari Banjarmasin, benar tato itu punya dia (Danang) sama baju tulisan delapan enam," ungkap Bima di rumah duka, Kamis (1/10/2026).

Bima menambahkan, tanda tato khusus pada bagian punggung almarhum bertuliskan nama “Mayang”, yang merupakan nama dari istri Danang.

Setelah kepastian identitas terkonfirmasi, jenazah langsung diberangkatkan via penerbangan udara menuju Semarang pada Kamis pagi sekira pukul 06.00 WITA.

Mengenai lokasi spesifik penemuan tubuh korban di dalam badan kapal, Bima mengaku tidak mengetahui detail koordinatnya.

Namun, berdasarkan informasi kerabat di Banjarmasin, kondisi fisik jenazah saat ditemukan masih dalam keadaan utuh.

Baca Juga: BSU Kemnaker 2026: 13,3 Juta Pekerja Dapat Rp900 Ribu, Sudah Bisa Buka bsu.kemnaker.go.id?

Kepulangan jenazah Danang menghadirkan rasa haru bagi keluarga besar. Di satu sisi keluarga merasa lega karena dapat memakamkan almarhum secara layak di kampung halaman.

"Ya perasaannya agak lega lah, masih sedih juga. Ya Alhamdulillah-ya Mas Danang bisa pulang," tutur Bima.

Almarhum Danang merupakan anak sulung dari tiga bersaudara dan menjadi tulang punggung keluarga dengan meninggalkan tiga orang anak.

Proses penjemputan jenazah dari Bandara Ahmad Yani Semarang dikawal oleh tim gabungan Basarnas dan BPBD Kabupaten Boyolali untuk langsung diantar menuju rumah duka di Desa Candi, Kecamatan Ampel.

 Jenazah rencananya dimakamkan di TPU setempat sekira pukul 11.00 WIB. (fid)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
Sumber : Radarsolo.jawapos.com
Korban Kapal Virgo Danang Heriyanto tato Boyolali jenazah