RADARSOLO.COM–Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melanda kawasan hutan Taman Nasional Gunung Merbabu (TNGMb) wilayah Kabupaten Boyolali, Selasa (20/10/2026).
Tim gabungan yang terdiri dari petugas TNGMb, TNI, Polri, warga setempat, dan relawan langsung diterjunkan ke lokasi untuk memadamkan api secara manual.
Kepala Balai TNGMb Anggit Haryoso menuturkan, kepulan asap pertama kali terpantau pada pukul 09.30 WIB.
Baca Juga: Dua Helikopter TNI AD Dikerahkan Padamkan Karhutla Gunung Lawu, 200 Hektare Ludes Terbakar
Berdasarkan pemetaan, terdapat satu titik api yang berlokasi di lereng Curi Alap-alap, Dusun Guwolelo, Desa Ngagrong, Kecamatan Gladagsari, Boyolali.
"Nggih (betul) Mas, masih di TKP. Awal diketahui pukul 09.30 WIB," kata Anggit dikonfirmasi melalui telepon, Selasa, (20/10/2026).
Merespons laporan tersebut, tim gabungan yang terdiri dari petugas TNGMb, Polsek Ampel Subsektor Gladaksari, Koramil Ampel, dibantu elemen Masyarakat Pemanfaat Air, Masyarakat Peduli Api, Masyarakat Mitra Polhut, dan relawan bergerak cepat naik ke titik lokasi untuk melakukan pemadaman.
Anggit melanjutkan, bahwa saat ini api sudah berhasil dijinakkan dan tim sedang melakukan tahap mop up (penyisiran dan pendinginan) secara manual, guna memastikan api benar-benar padam tanpa sisa bara.
Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penelusuran.
Sementara itu, warga Desa Ngagrong, Ayub Sarjono menyebut kepulan asap tebal sempat terlihat dari desanya pada pagi hari, dan sudah berhasil diatasi menjelang siang.
"Tadi asap mulai terlihat sekitar pukul 09.30 WIB. Saat ini (sekitar pukul 12.15 WIB), sekarang asap sudah tidak terlihat lagi," tutur Ayub.(fid)
Editor : Tri Wahyu CahyonoSumber : Radarsolo.jawapos.com