Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Hujan Deras Guyur Boyolali, 3 Dukuh di Juwangi Terendam Banjir dan Tanah Longsor Tutup Jalan Desa

Abdul Khofid Firmanda Putra • Rabu, 22 Oktober 2025 | 21:30 WIB

 

Hujan deras sejak siang hingga malam sebabkan banjir di 3 dukuh Juwangi dan tanah longsor di Samiran, Boyolali.
Hujan deras sejak siang hingga malam sebabkan banjir di 3 dukuh Juwangi dan tanah longsor di Samiran, Boyolali.

RADARSOLO.COM - Setelah diguyur hujan lebat pada Selasa (21/10) siang hingga menjelang malam, 3 dukuh di Kecamatan Juwangi dilanda banjir.

Di hari yang sama, tanah longsor terjadi di Dukuh Jarakan, Desa Samiran, lalu cuaca ekstrem juga melanda wilayah Dukub Rogomulyo, Desa Teras, serta Desa Winong, Kecamatan Boyolali.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Boyolali, Rima Kusuma mengungkapkan, 3 dukuh yang mengalami banjir yakni Dukuh Klumprit, Kelurahan Sambeng, Dukuh Kedungdawung, Kelurahan Sambeng, serta Dukuh Pringjowo, Desa Krobokan.

"Pada hari Selasa , sekira pukul 12.00 WIB, cuaca di wilayah kecamatan selo hujan deras dengan intensitas yang tinggi, sekitar pukul 13.00 WIB terjadi tanah longsor yg menutup bahu Jalan Desa di Dukuh Jarakan RT 03/RW 07, Desa Samiran," jelas Rima, Rabu (22/10).

Akibatnya, Material longsoran mentup bahu jalan, material longsoran sepanjang 2  meter, dengan lebar longsoran 1 meter, serta ketebalan tanah longsoran 1 meter.

Setelah terjadi longsoran, material tanah langsung dibersihkan oleh warga, serta relawan setempat.

Sementara itu, banjir yang melanda 3 Dukuh di Juwangi, disebabkan oleh hujan deras yang melanda wilayah tersebut sejak pukul 14:00 - 19:00 WIB.

“Berdasarkan informasi dari Pemerintah Desa sekitar tahun 2019 pernah dilakukan upaya normalisasi aliran sungai secara mandiri dari Pemerintah Sambeng, Kecamatan Juwangi dimana aliran sungai bagian utara dusun, lokasi terdampak pernah terjadi banjir dan sampai saat ini bagian utara dusun tidak mengalami dampak banjir,” tambahnya.

Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Kasi Trantib) Kecamatan Juwangi, Heru Nugroho kepada Jawa Pos Radar Solo mengatakan, hingga Rabu (22/10) siang, data warga yang terdampak banjir di 3 Dukuh tersebut sebanyak 82 orang.

Sementara itu, bencana hidrometeorologi di Wilayah Kabupaten Boyolali, yakni Desa Teras, serta Desa Winong berupa hujan lebat disertai angin kencang dengan durasi sekitar 150 menit, menyebabkan pohon tumbang, dan sempat menutup akses jalan.(fid)

Carlos Sainz menjelaskan alasan di balik manuver berisiko yang mengakhiri balapan F1-nya.
Carlos Sainz menjelaskan alasan di balik manuver berisiko yang mengakhiri balapan F1-nya.
Editor : Nur Pramudito
#tanah longsor #Boyolali #banjir #hujan deras #jalan desa