Bambang menjelaskan, RS Indriati Boyolali menempati lahan seluas 1,3 hektare. Termasuk rumah sakit tipe D. Memiliki kapasitas 47 tempat tidur dan rencananya akan dikembangkan menjadi 150 tempat tidur.
“RS Indriati memiliki visi sebagai rumah sakit unggulan dan tepercaya di Kabupaten Boyolali. Kami memberikan pelayanan medis yang berkualitas. Serta mengupayakan kemajuan di bidang kedokteran,” terangnya di sela grand opening, kemarin.
Layanan medis yang ada di RS Indriati cukup lengkap. Meliputi, klinik umum, klinik gigi, dan klinik spesialis (penyakit dalam, anak, bedah, kebidanan dan kandungan, penyalur saraf, THT, serta lainnya).
Untuk rawat inap, tersedia kamar perawatan kelas III hingga VIP. Juga ada layanan penunjang media. “Seperti laboratorium, USG 4D, radiologi dan farmasi, serta layanan medical check-up,” imbuhnya.
Sebagai rumah sakit baru, RS Indriati Boyolali sudah memroses akriditasi ke Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS). Sejalan dengan itu, juga melayani pasien Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. “Terkait akreditasi, ditargetkan selesai dalam tiga sampai enam bulan ke depan,” paparnya.
Bupati Boyolali Seno Samodro yang hadir saat grand opening menyambut positif keberadaan RS Indriati Boyolali. “Mudah- mudahan bisa berkembang dan memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat sebaik-baiknya. Kuncinya pelayanan yang ramah dan maksimal,” ucapnya. (wid/fer) Editor : Perdana Bayu Saputra