Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Bangun Mega Hub, JNE Mampu Tangani 1 Juta Paket Per Hari

Perdana Bayu Saputra • Selasa, 18 Agustus 2020 | 18:49 WIB
Topping off Mega Hub JNE di pergudangan Bandara Mas, Kelurahan Kedaung Wetan, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, Banten.
Topping off Mega Hub JNE di pergudangan Bandara Mas, Kelurahan Kedaung Wetan, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, Banten.
RADARSOLO.ID - Menyikapi perkembangan e-commerce dan perubahan daya beli masyarakat yang berubah sangat cepat serta dinamis, JNE terus beradaptasi dan berkomitmen terus melakukan inovasi. Sehingga bisa selalu memberikan pengalaman terbaik kepada pelanggan melalui kualitas pelayanan prima.

Wujud inovasi ini direalisasikan dalam pengembangan di berbagai sektor utama. Yaitu informasi dan teknologi, infrastruktur, jaringan, dan sumber daya manusia. Khusus di bidang infrastruktur, sejak awal 2018 JNE telah melakukan persiapan untuk pembangunan Mega Hub. Pembangunan infrastruktur ini merupakan salah satu langkah JNE dalam mewujudkan misi menjadi perusahaan rantai pasok global terdepan di dunia.

Seremoni topping off secara virtual, menandai selesainya pekerjaan struktur pembangunan Mega Hub dilakukan Selasa (13/8) lalu. Gudang raksasa itu terletak di pergudangan Bandara Mas, Kelurahan Kedaung Wetan, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, Banten. Sebelumnya, ground breaking atau peletakan pembangunan batu pertama sudah pada 3 Desember 2018.

Acara dihadiri beberapa undangan terbatas, mengingat pandemic Covid-19. Mereka yang hadir, di antaranya Presiden Direktur JNE M. Feriadi Soeprapto, Direktur JNE Chandra Fireta dan Edi Santoso, VP of Business Development Agusnur Widodo serta VP of Human Capital David Rasul

“Kami berharap, setelah topping off, proses pembangunan Mega Hub ini akan berlangsung lancar dan sesuai target yang telah ditetapkan. Langkah strategis ini merupakan bentuk komitmen kami untuk terus memberikan pelayanan maksimal kepada pelanggan. Sehingga JNE akan selalu dapat mengantarkan kebahagiaan ke seluruh Indonesia, sesuai tagline #Connectinghappiness,” tutur Feriadi.

Sebagai persiapan lanjutan dari pembangunan Mega Hub, JNE sudah membeli mesin sortir otomatis dan akan dilakukan instalasi. Di mana pengadaan mesin berteknologi tinggi ini bekerja sama dengan Damon, perusahaan penyedia alat pendukung operasional logistik dan supply chain yang berpusat di Shanghai, Tiongkok.

Diterangkan Feriadi, Mega Hub JNE memiliki lokasi sangat strategis karena berada sangat dekat dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Sehingga dapat mempercepat proses mobilitas paket kiriman. Dibangun di atas tanah seluas 4 hektare, Mega Hub ini akan memiliki kapabilitas untuk menangani sekitar 30 juta paket per bulan atau kurang lebih 1 juta paket per hari, yang berarti 48 ribu paket per jam.

”Dengan kapasitas yang dimiliki tersebut, maka dapat dipastikan JNE akan siap menangani lebih banyak lagi amanat pelanggan dan mendistribusikan hingga ke seluruh wilayah di Indonesia maupun 250 negara di semua benua,” papar Feriadi.

Dengan munculnya e-commerce di Indonesia sejak 2010, pertumbuhan bisnis JNE yang bergerak di bidang kurir ekspres dapat mencapai 30 persen – 40 persen per tahun. Hingga hari ini, jumlah paket pelanggan yang dikirimkan oleh JNE terus bertambah dari waktu ke waktu.

Bahkan dalam beberapa bulan terakhir, jumlah kiriman yang ditangani mencapai rata-rata 19 juta paket per bulan. Peningkatan lebih dari 20 juta paket terjadi pada momen Ramadan dan Idul Fitri, Harbolnas serta momentum penjualan e-commerce lainnya. “Itu berarti setiap hari JNE mengirimkan sekitar 1 juta paket ke berbagai tujuan di dalam maupun luar negeri,” pungkas Feriadi. (*/ria) Editor : Perdana Bayu Saputra
#pengiriman paket #gudang raksasa #topping off #mega hub #Jne