Melihat kondisi ini, The Sunan Hotel Solo pun ingin menggandeng kalangan UMKM melalui program Sunan Market Place. Di Sunan Market Place ini produk-produk milik UMKM akan ditampilkan dan dipromosikan secara gratis di platform sosial media yang dimiliki The Sunan Hotel.
Syarat produk yang akan ditampilkan harus melalui proses kurasi oleh pihak hotel. “Meski bisnis pariwisata, termasuk hotel masih dalam situasi yang sulit, namun kami tetap berusaha membangun kepedulian sosial dengan menggandeng rekan-rekan UMKM agar bangkit bersama,” tutur General Manager The Sunan Hotel Solo Retno Wulandari.
Dalam kesempatan launching program tersebut, The Sunan Hotel Solo juga menggelar virtual talkshow berkolaborasi dengan Indonesia Marketing Associations (IMA) Chapter Solo. Talkshow bertema Geliat UMKM Solo Raya Tantangan dan Peluang di Masa Pandemi tersebut menghadirkan narasumber Kepala Dinas Koperasi & UMKM Surakarta Heri Purwoko, VP Entrepreunership IMA Chapter Solo Joko Sutrisno, dan Antok Boni Trisnanto dari IVENDO Jateng.
”Kami juga menggelar UMKM Showcase secara virtual, menyuguhkan karya dari UMKM yang menjadi mitra The Sunan Hotel Solo. Yaitu JAWI house of craft, Batik Saseti, ReRONce Ecoprint, dan Kanjenk Putro Furniture,” papar Retno.
Kegiatan ini juga dimaksudkan untuk mendorong UMKM semakin kreatif. Serta membantu memasarkan produknya dan menjangkau pasar yang lebih lebar melalui virtual.
Pada kesempatan kali ini manajemen The Sunan Hotel Solo juga kembali memberikan apresiasi kepada media dengan meluncurkan perpanjangan kartu Press Club. Press Club yang launching sejak 2009 merupakan kartu khusus yang didistribusikan untuk media, baik dari media cetak maupun elektronik di seluruh Indonesia. Kartu ini memberikan berbagai kemudahan dan fasilitas khusus kepada media. (jok/ria) Editor : Perdana Bayu Saputra