Sebab itu, mahasiswa didorong mengembangkan usaha rintisan di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif pada masa pandemi.
Demikian diungkapkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno dalam webinar international business model canvas competition Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS), belum lama ini.
Sandiaga mengamini pandemi Covid-19 berdampak pada subsektor ekonomi kreatif. Bahkan di hampir semua subsektor mengalami penurunan dalam kontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB).
Di lain sisi, masih ada dua subsektor yang mendapat nilai positif pada laju pertumbuhan PDB, yakni subsektor aplikasi, game developer, televisi, dan radio.
"Aplikasi dan game developer ini semakin meningkat, termasuk e-sport. Televisi dan radio juga berkembang karena orang banyak di rumah," terangnya.
Sebelum pandemi, ada tiga subsektor yang biasanya berkontribusi besar pada PDB, yaitu fashion, kuliner, dan kriya. Setelah pandemi, tiga sektor itu lesu karena belum secara optimal beradaptasi pada digitalisasi.
"E-commerce dan platform lainnya yang mendukung dan memudahkan pelaku UMKM untuk berubah fisik modelnya menjadi digital business, belum secara maksimal diaplikasikan oleh para pelaku fashion, kuliner, maupun kriya. Sudah ada yang memulai tapi masih terbatas," beber Sandiaga.
Tantangan ekonomi kreatif tahun ini, lanjutnya, bagaimana mengubah usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang konvensional menjadi digital base business. Sebab, terjadi perubahan pelaku bisnis di seluruh dunia yang saat ini lebih mengedepankan pada kesehatan, higienitas, touchless, less crowd, dan low mobility.
"Indonesia memiliki penduduk usia muda sebanyak 170,9 juta, yang terdiri atas milenial dan generasi Z. Ini akan menjadi dominasi atas bonus demokrasi yang dialami Indonesia, serta menjadi peluang sekaligus tantangan," ungkapnya.
Karena itu, pemerintah mengajak kaum milenial, termasuk seluruh civitas akademika untuk merintis usaha dan menjadi entrepreneur guna menciptakan lapangan kerja daripada hanya sekadar mencari kerja.
“Saat ini ada 34 juta masyarakat yang menggantungkan hidupnya di pariwisata dan ekonomi kreatif. Butuh entrepreneur agar sektor ini semakin cepat pulih dan berkembang. Jadi para milenial, ayo, sebagai penopang 70 persen UMKM di bidang parekraf, mari kita kembangkan terus usaha-usaha rintisan di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif," papar Sandiaga. (rgl/wa/ria) Editor : Perdana Bayu Saputra