“Bagi pelanggan IndiHome yang terdampak, tentu kami akan memberikan kompensasi sesuai dengan ketentuan pada kontrak berlangganan masing-masing pelanggan, “ ujar Vice President Marketing Management Telkom E. Kurniawan pada keterangan resmi, Jumat (24/9).
Telkom mengklaim bahwa kenyamanan pelanggan adalah fokus utama mereka. Sehingga mereka mengupayakan yang terbaik untuk mengatasi krisis gangguan yang terjadi mulai Minggu (19/9) lalu.
Sebagai informasi, gangguan pada sistem komunikasi kabel laut JaSuKa ruas Batam-Pontianak telah mengakibatkan banyak pelanggan sulit mengakses jaringan internet.
“Tentunya Telkom pun tidak menginginkan terjadinya gangguan kabel laut yang mengakibatkan penurunan kualitas yang dirasakan pelanggan. Kami telah mengalihkan routing layanan ke network lainnya dan saat ini fokus mempercepat perbaikan kabel laut JaSuKa serta memberikan win-win solution bagi pelanggan,” imbuh Kurniawan.
Telkom diketahui telah mengupayakan peningkatan kapasitas jaringan melalui jalur back up dan alternatif. Khususnya untuk jalur komunikasi ke wilayah tertentu.
Sementara untuk perbaikan kabel laut, Telkom akan segera melakukan penyambungan kabel laut. Namun, kata Kurniawan, memerlukan banyak persiapan, termasuk pengajuan izin pengerjaan perbaikan.
Selain menjanjikan kompensasi, Telkom juga akan memberikan keringanan pembayaran tagihan IndiHome. Kebijakan bebas denda akan diberlakukan, serta pelonggaran batas akhir pembayaran hingga 25 September 2021. (JPG/mgi/ria) Editor : Syahaamah Fikria