"Inisiatif ini juga merupakan implementasi visi terbaru perseroan untuk menjadi mitra financial pilihan utama nasabah. Dengan misi menyediakan solusi perbankan digital yang andal dan simpel. Sehingga ke depan Bank Mandiri dapat menjadi modern digital bank terbaik," ungkap Senior Vice President Bank Mandiri Region VII/Jawa 2 Dessy Wahyuni kepada Jawa Pos Radar Solo.
Mandiri Digital Box ini telah diresmikan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka usai pembukaan festival KUR Fintech, Rabu (18/5).
Melalui Mandiri Digital Box, Dessy menyebut Bank Mandiri hadir untuk memberikan kemudahan, keamanan, kenyamanan dan menjawab kebutuhan masyarakat Kota Solo dan sekitarnya. Khususnya dalam bertransaksi dan menikmati layanan perbankan dengan cepat.
Hal ini sejalan dengan bentuk adaptasi perseroan pada perkembangan bisnis terkini, revolusi industri 4.0. Sekaligus sebagai inisiatif upaya pemenuhan layanan nasabah di tengah pandemi Covid-19.
"Fasilitas yang disediakan Mandiri Digital Box meliputi satu unit customer service machine (CSM) untuk pembukaan rekening dan penggantian kartu ATM. Dua unit cash recycling machine (CRM) untuk setor dan tarik tunai yang bisa dilakukan sendiri oleh nasabah dan dapat melayani dalam 7 hari 24 jam," beber Vice President Bank Mandiri Area Solo Ony Suryono Widodo.
Fitur unggulan lainnya, ada virtual box sebagai sarana komunikasi online nasabah dengan staff Bank Mandiri untuk mendapatkan layanan dan penjelasan yang lebih komprehensif. Selain itu, lanjut Ony, disediakan dua unit tablet sebagai media untuk transaksi nasabah yang dipandu dua orang general bankers selama hari kerja. Dengan waktu layanan pukul 08.00 sampai pukul 15.00 WIB.
"Keberadaan digital box di Solo Techno Park ini harapannya mampu memfasilitasi kebutuhan bisnis dan menjadi ekosistem digital di kawasan Solo Techno Park dan sekitarnya. Sebagai pusat pelatihan bagi UMKM naik kelas oleh tenant marketplace ternama dan peningkatan SDM oleh Pemkot Solo dan mitranya," jelas Ony.
Sebelumnya, Bank Mandiri juga telah menghadirkan Mandiri Digipreneur Hub di Solo Techno Park. Mengusung konsep co-working space dan dapat digunakan tanpa dipungut biaya. Tempat ini didesain menjadi tempat pertemuan, inkubasi, dan pelatihan serta fasilitas ruang podcast bagi UMKM, pelajar dan mahasiswa, komunitas, dan masyarakat umum lainnya.
"Harapannya, Mandiri Digipreneur Hub dan Mandiri Digital Box sebagai unsur Mandiri Digital Center yang menjadi lokasi pilihan utama para pegiat digital maupun pelaku usaha rintisan (startup) Solo dan sekitarnya. Untuk menjalin kolaborasi dan menggarap peluang-peluang usaha. Sehingga mampu naik kelas bersama Bank Mandiri," pungkasnya. (aya/ria) Editor : Syahaamah Fikria