"Perkembangan food and beverage sangat dinamis. Terlebih saat pandemi Covid-19. Membuat kami di sektor food and beverage lebih terasah kreativitasnya. Apalagi sebagai pelaku pariwisata, kami terus memacu inovasi memberikan pelayanan terbaik bagi tamu," ungkap General Manager The Soga Eatery Miftahurrozi saat soft opening di resto setempat, kemarin.
Resto ini diklaim bakal memberi warna baru dalam dunia perkulineran Kota Bengawan. Dengan menghadirkan chef berkompeten, sekaligus digawangi Azana Hotels Management, The Soga Eatery siap menyajikan beragam menu baru cita rasa kuliner andalan.
Sebut saja, nasi goreng sirloin wagyu, sop buntut sapi house of danar hadi, rawon iga kesatrian, dan iga bakar sambal matah.
Tak hanya itu, tamu dipersilakan mencoba sendiri membuat signature mocktail. Mulai dari pouring, stirring, sampai shaking. Pengalaman baru ini dijamin mampu menjadi magnet agar tamu kembali berkunjung.
"Rebranding ini, kami benar-benar menyesuaikan kemauan customer. Bisa untuk nongkrong, lunch, bahkan meeting bersama kolega. Intinya, one stop service. Karena bagi kami, the best advertising is the best product. Jadi pengalaman dan rasa yang enak akan pantas diviralkan oleh tamu," ujar perwakilan manajemen Azana Hotels Management Dicky Sumarsono.
Dicky memastikan The Soga Eatery terjaga kehalalannya. Karena sudah mengantongi sertifikasi halal dan akan selalu diperbarui. Pihaknya juga tidak menyediakan menu alkohol. Alias semua menu yang disajikan serbahalal. (aya/wa) Editor : Damianus Bram