BRI diketahui menjadi salah satu bank yang telah memulai menggunakan kendaraan listrik dalam operasional bisnisnya. Setidaknya hingga saat ini, BRI telah menggunakan 30 mobil listrik Hyundai Ioniq di regional office (RO) sebagai kendaraan operasional yang tersebar di seluruh Indonesia. Tidak hanya itu, juga terdapat 50 motor listrik GESITS yang digunakan oleh para tenaga pemasar BRI.
Selain itu, BRI juga memiliki berbagai inisiatif lain untuk mendukung pengurangan emisi sekaligus wujud implementasi nilai-nilai environmental, social & governance (ESG).
Direktur Jaringan dan Layanan BRI Andrijanto mengungkapkan komitmen BRI untuk mendukung pencapaian net zero emission. Penggunaan sumber daya ramah lingkungan dan energi baru terbarukan (EBT) secara gradual akan terus ditingkatkan.
“BRI tentu menyadari langkah untuk menjaga kelestarian Bumi perlu dijalankan sedini mungkin. Kami melihat bahwa penggunaan energi ramah lingkungan dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan, sosial, dan ekonomi,” terang Andrijanto.
Dia mengungkapkan, sejumlah penggunaan sumber daya ramah lingkungan di BRI, antara lain implementasi green building, pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atau solar panel hingga kendaraan listrik.
Terbaru, BRI baru saja meresmikan Menara BRILian pada 17 Agustus 2022. Bangunan tersebut telah mendapatkan sertifikasi green building dari Green Building Council Indonesia (GBCI) kategori Gold.
Dengan demikian, Menara BRILian secara life cycle-nya, dimulai dari tahap perencanaan, pembangunan, pengoperasian, pemeliharaan, hingga renovasinya mampu menciptakan dampak positif terhadap iklim dan lingkungan.
Hal ini ditopang oleh efisiensi sumber daya dengan teknologi terbarukan, penerapan konsep zero run off dalam aspek konservasi dan pengelolaan air hujan, material reuse & cycle yang dapat menghemat konsumsi energi listrik mencapai 19,29 persen dari desain konvensional hingga building environment management yang unggul.
Konsep green building ini rencananya juga akan diterapkan pada pembangunan branch office di area S. Parman, DKI Jakarta. Di samping itu, BRI juga akan menggunakan energi ramah lingkungan sebagai sumber daya melalui PLTS di delapam unit kerja yang tersebar di beberapa wilayah. Yakni Bandung, Denpasar, Jakarta, Malang, dan Jogja.
Menurut perhitungan BRI, penggunaan PLTS atau solar panel ini dapat menghemat energi hingga 5 persen di branch office tersebut. Sementara dalam perhitungan lainnya, penggunaan mobil listrik juga diketahui lebih ekonomis dibandingkan kendaraan konvensional.
“Sebagai salah satu ‘First Mover on Sustainable Finance’, BRI telah mengimplementasikan secara bertahap strategi keberlanjutan yang dapat mempercepat implementasi sustainable finance di Indonesia,” pungkas Andrijanto. (*/ria) Editor : Syahaamah Fikria