Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Banyak Insipirasi lewat UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2023, UMKM Merasa Termotivasi untuk Terus Berkembang

Syahaamah Fikria • Sabtu, 30 Desember 2023 | 21:11 WIB
UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2023 yang digelar BRI banyak membantu UMKM untuk terus berdaya dan berkembang.
UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2023 yang digelar BRI banyak membantu UMKM untuk terus berdaya dan berkembang.


RADARSOLO.COM - Program UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2023 dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI, memberikan inspirasi dan motivasi pelaku UMKM untuk terus berkembang. Serta meningkatkan kapabilitas dan skala usahanya.

Seperti yang dirasakan Husni Muthohari, founder dan CEO dari brand MUNO FOLK, produsen home fragrance asal Bandung, Jawa Barat.

Bahkan, sudah tiga kali MUNO FOLK mengikuti ajang BRILIANPRENEUR, sejak 2021.

Seperti diketahui, event tersebut merupakan acara tahunan yang diselenggarakan BRI sejak 2019.

Tahun ini, UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2023 yang merupakan rangkaian HUT ke-128 BRI, diselenggarakan di Jakarta Convention Center pada 7-10 Desember 2023. Dan, ditutup oleh Direktur Utama BRI Sunarso pada Minggu (10/12/2023).

Kegiatan yang mengambil tema “Crafting Global Connection” ini berhasil mencatatkan dealing commitment melalui business matching senilai USD 81,3 juta atau Rp 1,26 triliun (dengan asumsi kurs Rp 15.500 per USD).

Nilai kesepakatan tersebut naik bila dibandingkan dengan BRILIANPRENEUR 2020, yang mencapai USD 57,5 juta.

Bahkan, juga lebih besar dibanding capaian pada 2021 dan 2022, masing-masing USD 72,1 juta dan USD 76,7 juta.

Sejatinya, UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2023 menjadi sarana business matching antara UMKM Indonesia dengan calon konsumen yang lebih luas termasuk pasar luar negeri.

Program unggulan dari BRI ini diharapkan mampu menumbuhkembangkan pelaku UMKM hingga menembus pasar global.

“Tapi bagi kami, UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2023 lebih dari sekadar itu. Dengan mengikuti ajang ini bisa bertukar pikiran dengan sesama UMKM. Di sini banyak inspirasi, banyak motivasi untuk membangun produk dan market baru,” ujar Husni.

Hal itu begitu terasa bagi MUNO FOLK. Sebab, brand yang dibangun sejak 2018 tersebut pertama mengikuti BRILIANPRENEUR saat pandemi Covid-19 melanda.

Baca Juga: Talenta Digital Merapat! BRI Buka Program Internship untuk IT

Sehingga, kata Husni, segala kegiatan BRILIANPRENEUR dilakukan secara daring.

Tentu saja hal tersebut mengasah MUNO FOLK untuk lebih tahan banting saat menghadapi krisis akibat pandemi.

"Melalui UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2023, pelaku UMKM juga mendapatkan pendampingan yang dibutuhkan. Sehingga fundamental usaha pelaku UMKM diperkuat," papar Husni.

Terlebih, pada 2020, Husni telah mengikuti program BRI lainnya. Yaitu Pengusaha Muda Brilian (PMB).

Hal ini menjadi sangat penting. Karena melalui pendampingan, banyak ilmu yang aplikatif dalam menunjang keberlangsungan serta pembangunan usaha.

Selain itu, Husni terkesan dengan network yang dibangun melalui UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2023. Bahkan dibukakan kesempatan untuk ekspor.

“Ada business matching, meski kita sudah lulus kurasi, kita jadi lebih tahu bagaimana membangun sebuah produk secara keseluruhan untuk pasar yang lebih luas," ucap Husni.

"Ini sangat baik bagi UMKM karena jadi mengetahui kebutuhan di pasar luar seperti apa. Buka jaringan, buka link, buka pasar-pasar yang lebih luas,” imbuh dia.

Dia mengaku, pada ajang UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2023, hampir terjadi deal dengan buyer asal Jepang dan Timur Tengah. Namun belum ada kata sepakat.

Kendati demikian, hal itu tak menjadi masalah bagi MUNO FOLK. Baginya hal ini justru menjadikan MUNO FOLK harus terus banyak belajar.

Menurutnya produk home fragrance memiliki niche market. Dengan demikian, kebutuhan satu pasar harus lebih dipelajari.

Karena memang membutuhkan produk yang lebih spesifik melalui banyak penyesuaian, namun tetap dengan identitas yang kuat.

“Tapi event ini sudah sangat membantu bagi kami dalam membangun market baru. Mengenalkan produk saya ke masyarakat luas," ujar dia.

Apalagi, dari awal pemasaran MUNO FOLK dilakukan secara digital, fokus di marketplace. Di mana jarang ada kesempatan untuk mengikuti event seperti yang digelar BRI.

"Jadi UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR memberi kesempatan masyarakat mengetahui MUNO FOLK lebih jauh. Karena kalau di marketplace konsumen tidak bisa mencium aroma. Tapi kalau event seperti ini jadi ada interaksi,” papar dia.

MUNO FOLK memproduksi lilin aromaterapi berbahan kedelai alami bebas parafin dalam 40 varian aroma dengan karakter yang berbeda-beda.

Muno FOLK pun kini memproduksi difusser buluh, semprotan ruangan, dan dupa untuk menemani meditasi dan relaksasi di rumah.

Husni mengaku MUNO FOLK masih diproduksi di rumah dengan kapasitas hingga 2.000 produk per bulan. Husni ingin MUNO FOLK dapat menciptakan produk yang menjadi simbol harapan dan kelegaan. (*/ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#BRI #BRILIANPreneur #ekspor #BBRI #umkm