RADARSOLO.COM – Mendekati Hari Raya Idul Fitri, sejumlah lapak pedagang pakaian di pusat perbelanjaan Kota Solo mulai diserbu masyarakat. Salah satunya Pasar Klewer.
Pantauan Radarsolo.com pada Senin (1/3), pasar ikonik Solo ini cukup ramai didatangi pembeli yang berburu baju Lebaran.
Salah seorang pedagang busana muslim di Pasar Kelwer, Syaiful mengatakan, penjualannya meningkat tajam selama Ramadan ini. Dimana dia menjual berbagai model busana secara grosir hingga eceran.
Menurut Syaiful, pembeli didominasi para pedagang pakaian atau reseller. Baik dari Solo Raya hingga luar kota. Baju Lebaran seperti gamis, baju koko, mukena, kemeja dan blus serta baju anak anak paling dicari masyarakat. Dimana peningkatannya penjualannya melejit hingga 100 persen.
”Peningkatan cukup banyak sampai 100 persen. Sudah sejak satu bulan sebelum puasa, ini kan soalnya saya pedagang grosiran. Kalau di hari normal hanya 10 potong kini setiap hari ya lebih dari 100 potong atau lebih dari 5 kodi,” kata Syaiful, kemarin (2/4).
Shiren Indriah, salah seorang pedagang hijab di salah satu pusat fashion modern mengaku, penjualannya meningkat selama Ramadhan. Rata-rata sebanyak 30 hingga 40 hijab laku setiap harinya.
”Sejak pertengahan Ramadhan ini ramai. Karena mulai banyak yang cari baju Lebaran,” ungkap Shiren.
Shiren mengaku omzetnya melejit beberapa waktu ini. Terjualnya puluhan picis, dia bisa mengantongi keuntungan hingga Rp 1 juta – Rp 2,5 juta dalam sehari. Pashmina instan dan model hijab two in one paling banyak diburu anak muda. Untuk kalangan pembeli anak-anak dan orang tua, juga banyak memburu hijab instan berbagai motif.
”Warnanya ya yang kalem-kalem terus sage dan biru Prabowo itu juga banyak dibeli,” kata dia.
Pedagang fashion lainnya, Dirman mengaku terjadi peningkatan penjualan di lapaknya. Dirman menjual beragam busana muslim. Menurut Dirman, warna denim dan putih adalah jenis yang diburu masyarakat. Terutama model baju koko untuk laki-laki serta gamis untuk perempuan.
”Kalau model sebetulnya selera masing-masing ya. Ada yang cari motif polos ada yang mau banyak payetnya. Tapi baju koko dan gamis yang paling dicari. Biasanya ramai sampai H-3 Lebaran. Terus pasca Lebaran nanti yang paling banyak dibeli ya baju batik untuk oleh-oleh pemudik,” tandasnya. (ul/adi)
Editor : Adi Pras