RADARSOLO.COM — Pasca perayaan Lebaran, penjualan telepon seluler di Kota Solo meningkat. Hal ini terlihat dari kenaikan omzet penjual di pusat perdagangan smartphone (HP) Singosaren. Rata-rata para pedagang mengalami kenaikan penjualan 20 persen selama Lebaran.
David, 32, salah seorang pedagang HP di Singosaren mengaku, mayoritas masyarakat mencari HP baru.
"HP bekas itu tergantung dari peminatnya. Untuk Lebaran ini peminat hp bekas itu agak kurang, kalau hp baru itu baru pada naik peminatnya," terang David saat ditemui di lapaknya, belum lama ini.
David mengungkapkan, rata-rata sekitar 7-10 unit HP terjual setiap harinya saat Lebaran ini. Lebih baik dibanding hari normal yang hanya terjual sekitar 3-5 unit HP.
"Itu kalau ditotal campur semua, baik yang bekas maupun baru," imbuhnya.
Para pelanggan, kebanyakan mengincar HP entry level seharga range Rp 1 juta hingga Rp 3 juta.
Pedagang lainnya, Okta, 27, mengatakan, penjualan di tempatnya telah meningkat 20 persen. Utamanya HP bekas yang juga banyak diincar pelanggan.
Tak sedikit pelanggan yang juga melakukan tukar tambah untuk upgrade jenis telepon selulernya. Kebanyakan pelanggan berasal dari wilayah Solo Raya. Terutama para konsumen berusia muda.
"Jelang momen Lebaran kemarin yang paling laku dikisaran Rp 2 juta kebawah, merek lokal. HP bekas maupun baru, sama-sama laku," jelas Okta. (ul/nik)
Editor : Niko auglandy