Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Surat Berharga Negara (SBN) Ritel Bisa Jadi Alternatif Investasi, Keamanan Dijamin Pemerintah

Maulida Afifa Tri Fahyani • Sabtu, 13 Juli 2024 | 15:30 WIB
SBN Ritel bisa jadi pilihan masyarkat untuk berinvestasi secara aman. (Maulida Afifa/Radar Solo)
SBN Ritel bisa jadi pilihan masyarkat untuk berinvestasi secara aman. (Maulida Afifa/Radar Solo)

RADARSOLO.COM - Berinvestasi tak melulu soal saham, reksadana, ataupun emas. Di Indonesia, ada pilihan investasi menarik bagi masyarakat, yaitu Surat Berharga Negara (SBN) Ritel.

Investasi ini diterbitkan pemerintah untuk individu warga negara Indonesia (WNI). SBN Ritel merupakan instrumen investasi yang cocok dimiliki masyarakat.

Apalagi di tengah kondisi perekonomian global saat ini. SBN ritel menawarkan sejumlah keuntungan baik dari sisi keamanan maupun imbal hasil yang kompetitif.

”Instrumen investasi pada SBN Ritel ini memiliki risiko yang cukup rendah. Karena uang investor yang membeli surat utang itu akan dijamin oleh negara,” kata Kasubdit AKP SUN DJPPR (Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko) Kemenkeu Singgih Gunarsa dalam Sosialisasi dan Literasi Keuangan di Kantor KPPN Solo, Jumat (28/6/2024) lalu.

SBN Ritel sendiri memiliki berbagai jenis berdasarkan produknya. Ada SBN yang dapat diperjualbelikan (Tradabel) dan tidak dapat diperjualbelikan di pasae sekunder (Non-Tradable).

Pengelompokan SBN Ritel juga dibagi berdasarkan produk konvensional dan syariah. Kelompok produk konvensional diantaranya Obligasi Negara Ritel (ORI) dan Savings Bond Ritel (SBR).

Sedangkan untuk produk syariah antara lain Sukuk Ritel (SR), Sukuk Tabungan (ST) dan Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS) Ritel.

”SBN ritel diterbitkan pemerintah dan dapat menjadi alternatif investasi yang aman, mudah, terjangkau dan menguntungkan bagi masyarakat,” jelas Singgih.

Singgih menambahkan, SBN Ritel merupakan salah satu instrumen penting dalam pembiayaan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

Untuk itu, masyarakat yang berinvestasi pada SBN Ritel secara tak langsung juga berpartsipasi dalam pembangunan nasional.

”SBN dapat dibeli masyarakat dengan pembelian minimal Rp 1 juta atau kelipatannya. Dimana proses pembeliannya melalui mitra perbankan,” jelas Singgih.

Singgih menyebut, nantinya investor bakal menerima kupon saat berinvestasi SBN Ritel. Dimana kupon pada SBN ritel adalah bunga atau imbal hasil yang dibayarkan secara berkala kepada pemegang SBN.

Ada dua jenis karakteristik kupon sesuai produk SBN Ritel. Antara lain Kupon Tetap (Fixed Coupon) yaitu imbal hasil yang diberikan bersifat tetap dan tidak berubah selama masa berlaku SBN. Contohnya adalah Obligasi Ritel Indonesia (ORI).

Selanjutnya, Kupon Mengambang (Floating Coupon) atau imbal hasil yang diberikan dapat berubah sesuai dengan acuan tertentu, seperti suku bunga acuan Bank Indonesia. Contohnya adalah Savings Bond Ritel (SBR).

”Saat ini SBN Ritel mulai populer di masyarakat. Maka, kami juga mendorong pada lainnya untuk ikut mempersiapkan masa tua dan menjaga stabilitas ekonomi negara. Salah satunya bisa mempertimbangkan investasi lewat SBN Ritel,” beber Singgih. (ul/adi)

Editor : Adi Pras
#Emas #kemenkeu #saham #Surat Berharga Negara (SBN) #reksadana #investasi #bank indonesia #investor #ritel