RADARSOLO.COM - Sejumlah pedagang Pasar Jongke mulai mempersiapkan lapak barunya yang ada di bangunan baru Pasar Jongke, Kamis (18/7).
Pantauan Jawa Pos Radar Solo, ratusan pedagang tampak antre untuk menyelesaikan administrasi Sertifikat Hak Pakai (SHP). Usai mendapat nomor dan kunci los/kios, para pedagang memantau lapak baru mereka.
Salah seorang pedagang Pasar Jongke, Slamet (47) menyebut, bakal menempati los yang ada di lantai dua pasar. Penjual makanan dan minuman ini mengaku dapat tempat lebih luas dari lapak lamanya.
"Sangat bagus karena losnya juga cukup luas. Dulu di lantai satu, sekarang dapat di lantai dua dengan lima los, per los sekitar 2x2 meter," katanya kepada Jawa Pos Radar Solo.
Baca Juga: Presiden Joko Widodo Dikabarkan Bakal Resmikan Pasar Jongke di Kota Solo, Gibran Jawab Diplomatis
Slamet mengatakan, untuk mengurus SHP para pedagang diminta melunasi biaya distribusi. Menurutnya, saat ini belum ada kenaikan biaya. Namun, jika ditetapkan naik pihaknya berharap sesuai dengan fasilitas dan sarana prasarana pasar.
"Ya kami lihat dulu misal ada kenaikan tidak apa-apa, karena bangunannya bagus yang penting sama dengan fasilitas," urainya.
Slamet berencana bakal memindahkan dagangannya mulai pekan ini. Dia menargetkan proses perpindahannya rampung selama satu hingga dua minggu kedepan.
"Secara fisik bangunannya makin mewah. Ya harapannya bisa makin ramai karena di pasar darurat dan pasar lama juga cukup ramai," ujarnya.
Senada, pedagang Pasar Jongke lainnya, Asri Manukwati mengaku, senang dengan revitalisasi Pasar Jongke yang baru. Dia mendapat los di lantai dua pasar, tepatnya di zona makanan atau minuman sesuai jenis barang dagangannya.
"Semua ada plus minusnya, karena pasar jadi lebih luas untuk jalan mungkin lebih capek karena tidak ada lift. Tapi lebih tertata juga karena dibagi zona-zona jualannya," imbuhnya.
Satu sisi, Asri juga berharap pada fasilitas parkir bisa mempermudah para pedagang. Dia menyebut bakal mulai menempati los barunya sekitar akhir Juli.
"Khususnya di parkir kalau bisa pakai tenaga manusia saja biar memudahkan pedagang yang wira-wiri. Jadi tidak bayar parkir berkali-kali," jelasnya.
Sementara itu, Lurah Pasar Jongke, Anang Banto menyebut, ada sekira 1.200 pedagang yang bakal menempati bangunan baru Pasar Jongke. Di mana sekira 70 persen pedagang telah rampung mengurus administrasi dan pembagian los/kios.
"Pemberian kunci sudah dilakukan sejak Selasa (16/7) dan hari ini (18/7) terakhir," urainya.
Bangunan baru Pasar Jongke saat ini memiliki luas sekitar 13 ribu m2. Di mana ada sekitar 1.500 los/kios bagi pedagang.
"Dibagi zona, ada kios kuliner, los daging, gabah, dan lainya. Untuk fasilitas ada fasilitas kesehatan, tempat sholat, pengelolaan sampah. Kemudian akses untuk lansia dan difabel kemarin sudah diuji kelayakan," jelasnya.
Anang menyebut, saat ini para pedagang mulai diperbolehkan menata barang dagangannya. Dengan target rampung pada akhir Juli. "Saat ini masih pedagang lama yang menata. Apakah akan ada pedagang baru atau tidak menunggu keputusan dari dinas. Tapi mulai besok (19 Juli) para pedagang mulai tata-tata di lapaknya," tukasnya. (ul/nik)
Editor : Niko auglandy