Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Sunan Membatik di The Sunan Hotel Solo, Kenalkan Eksistensi Batik Antar Generasi

Maulida Afifa Tri Fahyani • Jumat, 4 Oktober 2024 | 01:00 WIB
Acara Sunan Membatik yang digelar The Sunan Hotel Solo, Kamis sore (3/10). 
Acara Sunan Membatik yang digelar The Sunan Hotel Solo, Kamis sore (3/10). 

RADARSOLO.COM - Ada nuansa berbeda di area lobby The Sunan Hotel Solo, Kamis sore (3/10). Acara spesial bertajuk “Sunan Membatik” digelar dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional yang jatuh setiap 2 Oktober.

Sejumlah karyawan hotel serta para tamu yang turut memeriahkan perayaan tersebut dengan dress code batik, memperlihatkan rasa bangga akan warisan budaya Indonesia.

"Kami sangat antusias dapat menyelenggarakan acara 'Sunan Membatik' ini sebagai bentuk kontribusi kami dalam melestarikan dan memperkenalkan batik kepada para tamu," kata General Manager The Sunan Hotel Solo Retno Wulandari.

Retno mengatakan, Sunan Membatik merupakan bagian dari komitmen The Sunan Hotel Solo untuk terus mempromosikan dan melestarikan kebudayaan Indonesia.

Serta memberikan pengalaman berkesan bagi tamu dengan menggabungkan elemen seni, budaya, dan keramahtamahan yang khas Solo.

"Maka dari itu, kami melangsungkan acara ini di lobby hotel agar para tamu juga ikut bergabung membatik bersama, harapannya mereka merasakan nuansa perayaannya," imbuhnya.

Lebih lanjut, Retno menyebut, batik telah menjadi bagian yang melekat bagi The Sunan Hotel Solo. Tak urung, hotel legendaris ini kerap mengusung program yang berkaitan dengan budaya. Seperti Sunan Membatik, untuk mengajak generasi muda lebih memaknai warisan Indonesia.

"Kami juga ingin mengenalkan bahwa proses membatik itu juga mengandung makna, tentang kesabaran dan ketelatenan," imbuhnya.

Sementara pada kesempatan ini, peserta diajak untuk belajar secara langsung membatik bersama pengrajin profesional dari Batik Danar Hadi, salah satu merek batik ternama di kota Solo.

Para tamu juga mendapat kesempatan untuk merasakan sendiri proses pembuatan batik dan menciptakan motif-motif unik menggunakan teknik tradisional yang khas.

Acara ini turut dimeriahkan oleh pertunjukan tarian dari Kinarya Suryo Sumirat Puro Mangkunegaran, yaitu tari Warsa Rinenggo yang menggambarkan tentang keindahan wanita yang sedang membatik.

Suasana sore semakin hangat dengan iringan musik kecapi yang lembut, menciptakan suasana harmonis saat para tamu menikmati jamuan sore khas The Sunan Hotel Solo.

"Melalui kegiatan ini, kami berharap para peserta dapat merasakan langsung keindahan proses batik dan turut merayakan Hari Batik Nasional dengan penuh makna," pungkas Retno. (ul/nik)

Editor : Niko auglandy
#the sunan hotel #batik