RADARSOLO.COM - Kalangan pelaku usaha menyoroti jumlah hari libur dan cuti bersama yang berlaku di Indonesia. Sebab, ini sangat berpengaruh pada produktivitas industri dan pasar serta berdampak pada biaya operasional.
Sekretaris Apindo Solo Sri Saptono Basuki mengatakan Indonesia menjadi negara dengan jumlah hari libur paling banyak di kawasan Asia Tenggara. Bagi dunia industri ini tentu menjadi masalah atau unefficient.
“Kalau dihitung liburnya 17 hari ditambah cuti 12 hari dan hari minggunya 54. Jadi totalnya 86 hari. Sedangkan pengusaha harus bayar 13 kali setahun, ini yang menjadi berat," kata Basuki kepada Jawa Pos Radar Solo, Selasa (22/10).
Editor : Kabun Triyatno