Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Edukasi Pajak digelar Kepada Penyandang Disabilitas di Solo

Maulida Afifa Tri Fahyani • Rabu, 6 November 2024 | 02:52 WIB
Kanwil DJP Jateng II menggelar program penyuluhan perpajakan  di Solo, Selasa (5/11).
Kanwil DJP Jateng II menggelar program penyuluhan perpajakan  di Solo, Selasa (5/11).

RADARSOLO.COM Kanwil DJP Jateng II menggelar program penyuluhan perpajakan kepada puluhan penyandang disabilitas di Kota Solo, Selasa (5/11).

Bertempat di Sentra Kreasi Atensi Kafe Erce Manahan, kegiatan ini diikuti oleh 20 siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) Tunarungu dari Yayasan Rehabilitas Tuna Rungu Wicara Surakarta dengan didampingi para guru mereka.

"Kami memahami bahwa setiap warga negara, termasuk penyandang disabilitas memiliki hak yang sama untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan, termasuk edukasi perpajakan," ucap Kepala Bidang P2Humas Kanwil DJP Jateng II Herlin Sulismiyarti dalam sambutannya.

Herlin mengatakan, acara ini menandai langkah penting dalam upaya menghadirkan edukasi perpajakan yang dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, serta mewujudkan sistem perpajakan yang inklusif dan berkeadilan.

Menurutnya, para peserta juga menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti rangkaian kegiatan, yang telah dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan pembelajaran mereka.

Dalam kesempatan ini, para siswa dilatih untuk menguasai berbagai aspek ekonomi. Seperti operasional kafe, mulai dari menerima pesanan, memasak, meracik minuman, hingga menyajikannya kepada pelanggan.

“Adik-adik di sini diberikan ilmu dan beberapa keterampilan, dengan harapan menjadi bekal untuk terjun ke dunia kerja nantinya. Seluruh kegiatan ini didanai oleh pajak, yang dipungut dari rakyat untuk kemakmuran rakyat itu sendiri,” imbuh Herlin.

Perwakilan Sekolah Luar Biasa B Yayasan Rehabilitas Tuna Rungu Wicara Surakarta Sri Sumarsih menyambut baik acara edukasi perpajakan ini.

Menurutnya, program penyuluhan perpajakan bagi penyandang disabilitas ini langkah yang tepat dalam mengenalkan pajak sejak dini, serta diharapkan berjalan secara berkelanjutan. "Program seperti ini sangat berharga bagi anak-anak. Selain memberikan keterampilan praktis, kegiatan ini juga membangun kepercayaan diri mereka untuk lebih siap terjun di dunia kerja," tandas Sri. (ul/nik)

 

 

 

Editor : Niko auglandy
#disabilitas #djp #Pajak