Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Ini Hasil Pantauan Teguh Prakosa Cek Harga Bahan Pokok Jelang Nataru di Pasar Gede Kota Solo

Maulida Afifa Tri Fahyani • Selasa, 24 Desember 2024 | 21:35 WIB
SIDAK: Wali Kota Solo Teguh Prakosa berbincang dengan pedagang sayuran di Pasar Gede, Senin (23/12/2024).
SIDAK: Wali Kota Solo Teguh Prakosa berbincang dengan pedagang sayuran di Pasar Gede, Senin (23/12/2024).

 

RADARSOLO.COM — Pemerintah Kota (Pemkot) Solo klaim ketersediaan bahan pokok mencukupi selama momentum Natal dan tahun baru (Nataru). Seperti disampaikan Wali Kota Solo Teguh Prakosa, usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Gede, Senin (23/12).

Selama sidak, Teguh didampingi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Solo.

Teguh menjelaskan, pasokan bahan pokok di pasaran mencukupi untuk memenuhi kebutuhan selama peak season Nataru. Meskipun harus diakui, ada kenaikan harga terhadap sejumlah komoditas.

“Memang setiap tahun, terutama pada akhir tahun, konsumsi masyarakat meningkat. Terutama pada hari-hari besar seperti Natal dan tahun baru. Hal ini yang diikuti dengan peningkatan harga di pasaran,” ucap Teguh usai sidak.

Teguh menambahkan, kenaikan harga terjadi pada komoditas daging ayam. Harganya naik hingga Rp 5 ribu per kilogram (kg). Kemudian telur ayam juga mengalami kenaikan Rp 3 ribu per kg.

Selain itu, Teguh juga menyoroti harga cabai yang melonjak drastis. Pantauan harga di pasaran, harga cabai rawit melonjak dari Rp 25 ribu per kg menjadi Rp 55 ribu per kg.

“Paling luar biasa itu (harga) cabe rawit yang naiknya tinggi. Itu dari harga Rp 25 ribu per kg bisa menjadi Rp 55 ribu. Nah ini yang nanti akan kami koordinasikan dengan dinas terkait, maupun petani atau pedagang lainnya,” imbuh Teguh.

Meski harga sejumlah komoditas terpantau merangkak naik, Teguh memastikan beras aman dan stabil di pasaran.

“Kalau (harga) beras masih aman. Biasanya kalau komoditas lain naik juga berpengaruh. Tapi sementara kami lihat harga beras stabil, meskipun cuacanya sedang tidak menentu,” beber Teguh.

Lebih lanjut Teguh menyampaikan, hasil pantauan sidak tersebut akan dikoordinasikan bersama TPID.

Rencananya, pemkot untuk menggencarkan giat gerakan pangan murah untuk mengintervensi harga-harga di pasaran.

“Nanti kemungkinan setelah Natal jika ada peningkatan (harga) lagi. Kami akan melakukan operasi pasar, sebagai alternatif untuk menjaga pasokan tetap aman dan harga stabil,” papar Teguh.

Sementara itu, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Solo Gatot Sutanto menyebut berbagai persiapan telah dilakukan jelang peak season Nataru. Termasuk memastikan kelancaran distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji di Kota Bengawan.

“Kami telah melakukan high level meeting TPID, untuk memastikan harga terjangkau. Kemudian ketersediaan, komunikasi yang efektif, dan distribusi yang stabil selama Nataru,” ujar Gatot yang juga Ketua TPID Kota Solo ini.

Terkait antisipasi kenaikan harga, lanjut Gatot, biasanya dipengaruhi faktor ketersediaan.

“Kami pastikan stok bahan pangan cukup banyak. Termasuk beras dari Bulog, yang pasokannya cukup selama empat bulan ke depan,” tandasnya. (ul/fer)

Editor : Niko auglandy
#nataru #Teguh Prakosa #sidak #Sembako