RADARSOLO.COM – Penjualan buah impor di Pasar Gede Solo mulai ramai jelang perayaan tahun baru Imlek.
Permintaan akan komoditas ini mulai meningkat sejak sepekan terakhir. Seperti terlihat di sentra buah Pasar Gede, Sabtu (18/1/2025).
Pedagang buah di Pasar Gede Sumarsini mengaku kebanjiran permintaan buah impor, jelang perayaan Imlek tahun ini. Banyak pelanggannya yang sudah memesan buah sejak jauh-jauh hari.
“Penjualan cukup bagus. Dulu, biasanya pembeli baru datang saat hari-hari mepet Imlek. Sekarang pilih memesan jauh sebelum Imlek karena khawatir ramai dan berdesakan,” ujar Sumarsini saat ditemui di lapaknya kemarin.
Sekadar informasi, buah-buahan merupakan salah satu simbol penting dalam perayaan Imlek. Biasanya buah-buahan impor diburu kaum Tionghoa.
Nantinya, buah-buahan ini akan dipakau sebagai hampers, suvenir, jamuan kepada tamu, hingga keperluan sembahyang.
Buah yang paling banyak diburu, di antaranya apel, pir, jeruk, dan anggur. Rata-rata pembeli banyak memesan buah dalam bentuk hampers.
“Ada yang beli satuan. Ada juga yang minta buahnya dicampur. Misalnya apel dan jeruk dicampur sesuai kebutuhan,” imbuhnya.
Ditanya konsumen yang datang, Sumarsini mengaku mayoritas dari Solo Raya. Meskipun ada beberapa yang datang dari luar daerah.
“Pasar gede kan pusatnya hampers imlek. Ada juga pembeli dari luar kota. Biasanya minta dikirim paket,” bebernya.
Soal harga, buah impor yang dijual bervariasi. Mulai dari Rp 250.000-Rp 1 juta per boks. Tergantung jenis dan isinya.
Buah apel ukir misalnya, dibanderol mulai dari Rp 250.000 per boks. Sedangkan anggur hitam mencapai Rp1 juta per boks.
“Biasanya sehari laku 7-10 boks. Lumayan untungnya,” kata Sumarsini.
Pedagang buah lainnya Jumadi juga mengaku kebanjiran orderan buah impor untuk Imlek. Mayoritas memesan hampers dengan desain shio ular kayu, dengan isian jeruk dan apel fuji.
“Rata-rata pemesan dari kalangan korporasi, perusahaan, perkantoran, bank, hingga rumah tangga. Sudah banyak permintaan. Sekarang pesen di awal, lalu dikirim nanti saat mendekati hari H Imlek. Harganya mulai Rp 300 ribuan untuk satu boks,” jelasnya. (ul/fer)
Editor : Damianus Bram