RADARSOLO.COM - PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah sediakan 4 juta kursi penumpang untuk perjalanan angkutan Lebaran Idul Fitri 2025.
"Kami telah tingkatkan kapasitas kursi untuk Lebaran tahun ini 3,8 juta hingga 4 juta. Harapannya, ini bisa memenuhi kebutuhan masyarakat," ujar Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo usai rapat bersama Menteri BUMN Erick Thohir di Jakarta, Rabu (22/1/2025).
Didiek menyebut bahwa penjualan tiket untuk angkutan Lebaran akan dimulai 45 hari sebelum tanggal keberangkatan.
Ia mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan jadwal penjualan tiket kereta api yang telah ditentukan.
"Seperti tahun-tahun sebelumnya, tiket mulai dijual 45 hari sebelum keberangkatan. Jadi, masyarakat bisa memesan sesuai jadwal yang tersedia," katanya.
Promo Mudik dan Sistem Baru
Mengenai promo mudik Lebaran, Didiek mengungkapkan, KAI tetap akan memberikan penawaran seperti pada tahun-tahun sebelumnya.
Namun, dia meminta masyarakat bersabar karena periode angkutan Lebaran masih cukup jauh.
"(Promo) akan ada, sama seperti sebelumnya. Tetapi masyarakat perlu menunggu pengumuman lebih lanjut," ujarnya.
Untuk mengantisipasi kendala server saat tingginya pemesanan tiket, KAI akan menerapkan sistem ruang tunggu digital.
Sistem ini dirancang agar tidak terjadi kelebihan beban pada server saat masyarakat berebut tiket.
"Kami akan kelola kapasitas melalui sistem ruang tunggu digital, jadi tidak semua pengguna langsung mengakses sistem secara bersamaan," jelas Didiek.
Harga Tiket Tidak Naik Sesuai Arahan Presiden
Tahun ini, KAI memastikan tidak ada kenaikan harga tiket kereta api selama masa angkutan Lebaran.
Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang meminta seluruh moda transportasi tetap menjaga harga tiket tetap terjangkau.
"Tidak akan ada kenaikan harga tiket, baik untuk KAI, Pelni, Damri, maupun operator transportasi lainnya," kata Menteri BUMN Erick Thohir. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria