Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Hidangan Asinan Sawi dan Rebung Mulai Diburu di Pasar Gede Solodi Momen Perayaan Imlek

Maulida Afifa Tri Fahyani • Kamis, 23 Januari 2025 | 04:35 WIB
BANYAK DICARI: Asinan sawi rebung yang dijual di Pasar Gede Solo.   
BANYAK DICARI: Asinan sawi rebung yang dijual di Pasar Gede Solo.  

 

RADARSOLO.COM - Mendekati momen perayaan Imlek, hidangan asinan sayuran mulai diburu masyarakat. Khususnya asinan sawi dan rebung yang menjadi sajian pelengkap ikonik saat Imlek. Seperti yang terlihat di Pasar Gede Solo.

 Salah seorang pedagang, Wagiyem, 60, menyebut, permintaan asinan sayuran mulai meningkat sejak minggu lalu.

"Biasanya yang langganan sudah mulai datang membeli dalam jumlah banyak, seperti 1 kg, 2 kg, bahkan ada yang membeli 3 kg atau setengah kg,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Solo, Rabu (22/1).

Wagiyem menjelaskan, asinan sawi dan rebung sering digunakan untuk sajian saat perayaan Imlek atau sebagai makanan persembahan dalam tradisi masyarakat Tionghoa. 

Jika di hari biasa, ia menjual 5 kg sehari. Namun mendekati Imlek ini bisa mencapai 10 kg hingga 15 kg per harinya.

"Tahun lalu, bahkan bisa habis sampai 30 kg per hari menjelang Imlek,” ungkapnya

Untuk pasokan rebung sendiri, Wagiyem mengandalkan pengiriman dari daerah Sragen dan Malang. Dengan tiga jenis yakni petung, ori, dan wulung. Meskipun ada lonjakan permintaan, pasokan tetap lancar dan harga tetap stabil.

 “Pasokan lancar, harganya juga tetap Rp 20 ribu per kilogram, dan tidak naik, tetap seperti hari biasa,” tambahnya.

Pedagang lainnya, Sari, 54, mengatakan, permintaan rebung memang belum terlalu ramai saat ini. Namun diperkirakan akan meningkat menjelang H-1 Imlek.

“Tahun lalu, permintaan rebung bisa mencapai 50 kg pada saat Imlek. Pembeli biasanya datang pada akhir pekan atau H-1 Imlek,” ucap Sari.

Selain rebung, asinan sawi juga menjadi hidangan yang banyak diburu pada saat Imlek. Tahun lalu, ia bisa menghabiskan 50 kg asinan sawi saat Imlek. Tahun ini ia juga memperkirakan jumlah yang sama.

“Kalau asinan sawi harganya sudah naik menjadi Rp 25 ribu per kilogram, naik Rp 5 ribu dari harga normal,” tambah Sari.

Sebagai hidangan tradisional yang sering dijadikan pelengkap, baik rebung maupun asinan sawi tetap menjadi sajian favorit yang banyak dicari saat perayaan Imlek.

Meskipun permintaan saat ini masih tergolong normal, para pedagang di Pasar Gede Solo berharap bahwa lonjakan permintaan akan semakin terasa menjelang hari-H Imlek. (ul/nik)

Editor : Niko auglandy
#imlek #rebung #kuliner #sawi