Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Baju Cheongsam dan Miniatur Barongsai Diburu Warga di Pasar Gede, Omzet Penjual di Momen Imlek Meningkat

Maulida Afifa Tri Fahyani • Jumat, 24 Januari 2025 | 04:04 WIB

 

MERAH MENYALA: Baju cheongsam di Pasar Gede Solo laris diburu masyarakat jelang Imlek, Kamis (23/1).
MERAH MENYALA: Baju cheongsam di Pasar Gede Solo laris diburu masyarakat jelang Imlek, Kamis (23/1).

 

RADARSOLO.COM - Momentum Imlek membawa berkah bagi sebagian pedagang di Pasar Gede Solo. Terutama yang menjual pernak-pernik ataupun perlengkapan Imlek.

Salah satu yang paling laris adalah baju cheongsam. Tri, 42, salah seorang penjual baju cheongsam mengaku penjualan meningkat signifikan di momen perayaan Tahun Baru Cina kali ini.

"Ya lumayan ramai belu baju-baju cheongsam, pria maupun wanita, kenaikan ya 50 persen ada," ujarnya saat ditemui Jawa Pos Radar Solo, Kamis (23/1/2025).

Harga baju cheongsam yang dijual Tri cukup bervariasi, mulai dari Rp 100 ribu hingga Rp 400 ribuan. Menurutnya, baju bermotif ular paling diminati pembeli, sesuai dengan shio Imlek kali ini.

"Dari tahun ke tahun, pasti ada perbedaan jumlah pembeli, tapi tahun ini cukup ramai," tambah Tri.

Dia juga mencatat, pasar mulai ramai sejak dua minggu menjelang Imlek. Diprediksi akan semakin meningkat hingga hari H Imlek.

"Orang-orang memang sudah pada cari di H-2 minggu, tapi biasanya makin ramai kalau mendekati hari H nya," imbuh Tri.

Di sisi lain, Aweng, 48, pedagang mainan Imlek juga mengaku ikut kecipratan rejeki di momen Imlek ini juga. Dia berjualan sejak momen Natal dan Tahun Baru mengaku penjualannya meningkat, meski belum signifikan.

Aweng mengaku datang dari Cirebon bersama puluhan pedagang lainnya, untuk meramaikan event Imlek di Kota Bengawan.

Dia menjual berbagai mainan miniatur barongsai, liong, kerbau, dan lainnya. Menurutnya, penjualan akan semakin ramai mendekati hari libur panjang Imlek, dengan rata-rata sehari terjual 3 hingga 5 buah.

"Tahun lalu, bisa sekitar 100 buah berbagai jenis mainan Imlek, ya harapannya tahun ini bisa lebih ramai, kalau harga ya berkisar Rp 20 ribu hingga Rp 100 ribu per mainannya," ujarnya.

Sementara itu, salah seorang pembeli, Nurhayati, 52, mengaku tertarik di setiap perayaan Imlek di Kota Solo. Selain menikmati estetika lampu-lampu hias di Pasar Gede, Nurhayati mengaku antusias berburu kuliner dan pernak-pernik Imlek yang ada.

"Ya, awalnya saya mau beli buah. Tapi lihat ada banyak mainan jadi ikut beli buat cucu saya. Lumayan buat oleh-oleh juga di rumah," ucap wanita asal Boyolali tersebut. (ul/nik)

 

Editor : Niko auglandy
#imlek #barongsai #pasar gede #Baju Cheongsam