Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Salah Satu Hotel di Solo Baru Aktif Gali Potensi Kuliner Lokal

Maulida Afifa Tri Fahyani • Senin, 27 Januari 2025 | 21:40 WIB
ETNIK: Grand Mercure Solo Baru aktif mempromosikan kuliner dari berbagai daerah.
ETNIK: Grand Mercure Solo Baru aktif mempromosikan kuliner dari berbagai daerah.

 

RADARSOLO.COM - Dunia perhotelan memiliki peran penting untuk ikut mempromosikan potensi lokal, termasuk di bidang kuliner.

Berbagai strategi dilakukan oleh hotel untuk mendukung hal ini. Seperti yang diterapkan oleh Grand Mercure Solo Baru, yang menjalin kerja sama dengan pedagang kuliner legendaris Solo sebagai bagian dari upaya mendukung keberagaman kuliner lokal

"Ini memang strategi kami untuk mengadaptasi dan mengkolaborasikan makanan khas Solo dalam menu hotel, tanpa kehilangan keaslian dari makanan tersebut," ucap Food and Beverage (FnB) Manager Grand Mercure Solo Baru Boy Budi Hardjono kepada Jawa Pos Radar Solo, Senin (20/1).

Boy mengungkapkan, tidak sekedar meniru, pihaknya turut bekerja sama langsung dengan para pelaku usaha lokal.

Sebagai contoh, mereka bekerja sama soal bumbu dan resep khas makanan legendaris. Sehingga dapat digunakan hotel untuk menyajikan makanan breakfast sebagai bagian dari pengalaman bagi para tamu hotel.

"Misalnya, kami membeli bumbu dari mereka (pedagang kuliner), tapi tidak memasarkan atau menjualnya lagi, melainkan menyajikannya sebagai bagian dari sarapan," ujar Boy.

Dengan demikian, lanjut Boy, tamu bisa menikmati kuliner khas Solo dalam satu tempat yang praktis. Selain itu, tamu juga bisa merasakan pengalaman makan yang berbeda tanpa mengurangi cita rasa aslinya.

"Ini adalah cara kami memberikan tamu pengalaman yang tidak hanya unik, tetapi juga menghormati dan merayakan kekayaan kuliner Solo," hematnya.

Lebih lanjut, Boy menyebutkan, sudah ada sekitar tiga pelaku usaha kuliner legendaris yang bekerja sama dengan Grand Mercure Solo Baru. Sebelum menyajikan hidangan kepada tamu, pihaknya juga melakukan uji coba rasa (food sampling) untuk memastikan kualitas dan cita rasanya.

Menurut Boy, kuliner lokal menjadi daya tarik utama bagi dunia perhotelan. Mereka percaya bahwa makanan lokal harus tetap menjadi pilihan utama dalam menu, karena berkaitan erat dengan tradisi kuliner Indonesia.

"Di mana kaki dipijak disitulah langit dijunjung, inilah mengapa sudah pasti kami menghadirkan kuliner lokal karena potensinya," paparnya.

"Selain itu, kami juga sering menambahkan konsep out of the box, seperti kemarin Tahun Baru, kami hadirkan pula pertunjukan keroncong, yang memperkuat cerminan kita sebagai budaya Jawa," tukasnya. (ul/nik)

Editor : Niko auglandy
#grand mercure #hotel #kuliner #solo baru