RADARSOLO.COM - Volume pengiriman paket di Kantor Pos Solo mulai meningkat di awal periode Ramadan 2025.
Deputy Executive General Manager Kantor Pos Gladag Solo Nur Komardi mengatakan, pengiriman paket barang naik dua kali lipat di awal bulan ini.
"Biasanya, pengiriman di Solo Raya mencapai sekitar 2.000 hingga 2.500 item per hari. Namun selama Ramadan ini, jumlah pengiriman bisa mencapai 3.000 hingga 4.000 item per hari, hampir meningkat dua kali lipatnya," ungkapnya saat ditemui Jawa Pos Radar Solo, Sabtu (1/3).
Nur menguraikan, peningkatan pengiriman ini mayoritas berasal dari transaksi belanja online masyarakat. Banyak pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) di Solo yang memanfaatkan pengiriman barang lewat Kantor Pos untuk memenuhi permintaan pasar.
"Solo ini kan dikenal dengan batiknya, jadi ya rata-rata pengiriman berupa garmen," ujarnya.
Selain garmen, Nur juga menyebut pengiriman barang dari Solo mencakup berbagai produk lain seperti makanan hingga kebutuhan sehari-hari yang banyak dikirim ke berbagai menjelang Lebaran.
"Memang terdapat peningkatan yang signifikan pada produk-produk UMKM, terutama yang berkaitan dengan persiapan Lebaran, tujuannya juga macam-macam, ada yang ke Jatim Jabar bahkan Papua, tapi mayoritas di wilayah Solo Raya," jelasnya.
Dalam menghadapi lonjakan pengiriman ini, Kantor Pos Solo turut meningkatkan kapasitas layanan dengan menambah armada dan memperkuat tim operasional.
Nur mengatakan, akan terus berupaya memastikan pengiriman berjalan lancar dan tepat waktu, khususnya pada masa-masa puncak pengiriman menjelang Lebaran.
"Kami telah menyiapkan armada tambahan dan memperkuat sistem operasional kami agar pengiriman tetap cepat dan tepat waktu," katanya.
Dia turut memprediksi lonjakan pengiriman barang kian naik di pertengahan bulan puasa hingga mendekati Lebaran.
"Biasanya pengiriman mulai meningkat pesat h-seminggu sebelum lebaran. Kami juga mensupport pengiriman barang untuk UMKM yang bekerja sama kantor pos dengan memberikan diskon hingga 20 persen," tukasnya. (ul/nik)
Editor : Niko auglandy